
Pilot Air India positif ganja, tes narkoba kini wajib bagi seluruh pilot

Ilustrasi. (Vivek Arya on Unsplash)
New Delhi, India (Xinhua/Indonesia Window) – Air India memerintahkan tes narkoba wajib bagi seluruh pilotnya beberapa hari setelah seorang kapten, yang dinyatakan bertanggung jawab atas terjadinya turbulensi di udara, teruji positif mengonsumsi ganja, demikian laporan sejumlah media lokal pada Kamis (13/8).
Menurut saluran televisi lokal NDTV, tes narkoba tersebut bersifat wajib bagi para pilot Air India maupun Air India Express.
Tes itu akan dilaksanakan bersamaan dengan pelatihan di akademi Gurugram, serta setelah penerbangan di pusat-pusat pengarahan penerbangan dan kantor Air India, tutur laporan media tersebut.
Sebelumnya pada bulan ini, sebanyak 17 orang, termasuk empat awak kabin, yang berada di penerbangan Air India rute Phuket-Delhi mengalami luka-luka setelah pesawat mengalami turbulensi. Pesawat itu kehilangan ketinggian sekitar 300 kaki, sehingga menimbulkan kepanikan di udara di antara para penumpang.
Pada Rabu (12/8), kapten pilot pesawat itu teruji positif mengonsumsi ganja dalam tes konfirmasi untuk zat psikoaktif.
Beberapa laporan menyebutkan bahwa sebelumnya dia juga teruji positif dalam tes narkoba yang dilakukan sesaat setelah pesawat mendarat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Iran klaim serang pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait sebagai aksi balasan
Indonesia
•
13 Jul 2026

Prancis peringatkan keselamatan warganya di negeri mayoritas Muslim
Indonesia
•
28 Oct 2020

Visa haji dan umroh turun jadi Rp1,2 juta
Indonesia
•
11 Sep 2019

Haji1442 – Jamaah haji harus vaksinasi COVID-19 dosis kedua
Indonesia
•
28 Jun 2021


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
