
Xi: China akan kembangkan kerja sama persahabatan dengan Iran terlepas dari perubahan situasi internasional

Presiden China Xi Jinping melangsungkan pertemuan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-16 di Kazan, Rusia, pada 23 Oktober 2024. (Xinhua/Yue Yuewei)
Pihak China mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan nasional, keamanan dan martabat nasional, terus memajukan pembangunan ekonomi dan sosialnya, serta meningkatkan dan memperdalam hubungan bertetangga dan bersahabat dengan negara-negara tetangga.
Kazan, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden China Xi Jinping pada Rabu (23/10) mengatakan bahwa meski situasi internasional dan regional mengalami perubahan, China akan dengan teguh mengembangkan kerja sama persahabatan dengan Iran.Xi menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS ke-16.Iran adalah negara yang memiliki pengaruh regional dan internasional yang penting serta merupakan teman dan mitra yang baik bagi China, kata Xi.Signifikansi strategis dari hubungan China-Iran menjadi semakin menonjol di saat transformasi dunia yang belum pernah terjadi selama satu abad ini terjadi dengan laju yang lebih cepat, katanya.Pihak China mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan nasional, keamanan dan martabat nasional, terus memajukan pembangunan ekonomi dan sosialnya, serta meningkatkan dan memperdalam hubungan bertetangga dan bersahabat dengan negara-negara tetangga, imbuhnya.Lebih lanjut, Xi mengatakan pihak China siap bekerja sama dengan Iran untuk saling mendukung satu sama lain, menjunjung tinggi norma-norma dasar yang mengatur hubungan internasional seperti tidak mencampuri urusan dalam negeri, dan melindungi hak dan kepentingan yang sah dari kedua negara, seraya menambahkan bahwa negaranya juga bersedia memperkuat pertukaran dan kerja sama dengan Iran di berbagai bidang, mendorong pengembangan kemitraan strategis komprehensif yang aman dan stabil antara kedua negara, serta memberikan manfaat dengan lebih baik bagi kedua bangsa.Xi mengucapkan selamat dan menyambut baik partisipasi Iran dalam KTT BRICS untuk pertama kalinya sebagai anggota penuh, dan mengatakan bahwa China bersedia memperkuat kerja sama dengan Iran dalam lingkup BRICS dan kerangka kerja multilateral lainnya, semakin meningkatkan pengaruh dan suara Global South, dan mendorong pengembangan tatanan internasional ke arah yang lebih adil dan masuk akal.Pezeshkian mengatakan bahwa China adalah mitra kerja sama Iran yang paling penting, dan kemitraan strategis komprehensif serta kerja sama di berbagai bidang antara Iran dan China telah mempertahankan momentum pembangunan yang baik.Menurut Pezeshkian, Iran berharap dapat melakukan upaya bersama dengan China untuk mengimplementasikan rencana kerja sama komprehensif mereka, memperdalam kerja sama bilateral dalam konektivitas, infrastruktur, energi bersih, dan sejumlah bidang lainnya, serta mencapai lebih banyak hasil, yang tidak hanya akan meningkatkan pembangunan nasional Iran, tetapi juga berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas regional.Iran juga siap bekerja sama dengan China untuk melanjutkan dukungan bagi satu sama lain dalam sejumlah isu yang menyangkut kepentingan inti masing-masing serta menentang hegemoni dan perundungan.Dia berterima kasih kepada China karena mendukung aksesi resmi Iran ke dalam mekanisme kerja sama BRICS dan berharap dapat bekerja sama dengan China dalam lingkup BRICS dan platform multilateral lainnya.Kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai situasi terkini di Timur Tengah.Xi menyampaikan bahwa China sangat prihatin dengan situasi saat ini di Timur Tengah, dan mengatakan bahwa pelaksanaan gencatan senjata sesegera mungkin dan berakhirnya perang di Gaza adalah kunci untuk meredakan ketegangan regional.Masyarakat internasional harus bekerja sama guna mendesak pihak-pihak terkait untuk bersungguh-sungguh dalam mengimplementasikan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB dan menghindari ketidakstabilan lebih lanjut di kawasan ini, imbuhnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature: Dibangun 165 tahun lalu, Terusan Suez jadi saksi perjalanan Mesir dari terpuruk hingga bangkit (Bagian 2 - selesai)
Indonesia
•
03 May 2024

PM China dan Rusia gelar pembicaraan via telepon
Indonesia
•
06 Apr 2023

Israel ancam intensifkan serangan di Gaza jika kesepakatan pembebasan sandera tidak tercapai
Indonesia
•
02 Jan 2025

Sekjen PBB desak gencatan senjata di Gaza serta aksi terkait perubahan iklim dan AI
Indonesia
•
18 Jan 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
