
Satu orang tewas dalam aksi polisi terhadap petani di India

Pasukan paramiliter India berjaga di jalan untuk mencegah aksi demonstrasi petani di wilayah pinggiran New Delhi, India, pada 13 Februari 2024. (Xinhua/Javed Dar)
Petani di India menolak usulan pemerintah yang akan membeli tanaman palawija, jagung, dan kapas dari petani dengan harga aman minimum selama lima tahun ke depan sebagai tawaran untuk mengakhiri protes yang sedang berlangsung.
New Delhi, India (Xinhua) – Seorang petani muda tewas dan beberapa orang lainnya terluka pada Rabu (21/2) setelah polisi menembakkan peluru karet dan gas air mata ke arah para petani yang menggelar aksi demonstrasi di Negara Bagian Haryana, India utara, kata pihak berwenang setempat.Insiden tewasnya petani itu terjadi di Khanauri, titik perbatasan antara Punjab dan Haryana, sekitar 121 kilometer dari ibu kota India, New Delhi.Menurut polisi, pria berusia 20 tahun yang diidentifikasi sebagai Shubhkaran Singh itu tewas dalam aksi polisi tersebut, sebuah tuduhan yang dibantah oleh polisi di Haryana."Tiga pasien datang kepada kami dari Khanauri. Salah satu dari mereka meninggal saat tiba, dua lainnya dalam kondisi stabil dan tampaknya menderita luka tembak… tetapi hal ini belum dapat dikonfirmasi," ujar Rekhi, petugas medis senior di rumah sakit Rajendra di Patiala. "Orang yang tewas saat tiba mengalami luka tembak di kepalanya, tetapi rincian lebih lanjut seperti ukuran peluru hanya dapat dikonfirmasi setelah autopsi."Kepala Menteri Punjab Bhagwant Mann membenarkan insiden tewasnya petani tersebut.Polisi juga menembakkan puluhan peluru gas air mata di titik perbatasan lain Shambhu dekat Distrik Ambala untuk menghentikan aksi demonstrasi para petani.Para petani melanjutkan aksi mereka ke New Delhi pada Rabu (21/2) setelah menolak usulan pemerintah yang akan membeli tanaman palawija, jagung, dan kapas dari petani dengan harga aman minimum selama lima tahun ke depan sebagai tawaran untuk mengakhiri protes yang sedang berlangsung.Pemerintah federal India pada Rabu mendesak para petani untuk menjaga keamanan dan mengatakan siap mengadakan perundingan putaran kelima untuk menemukan solusi.Aksi demonstrasi petani tersebut meletus saat India akan menggelar pemilihan umum tahun ini dan Perdana Menteri Narendra Modi mengincar masa jabatan ketiga.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Hamas dan Jihad Islam Palestina sebut perundingan damai harus jamin penarikan tentara Israel
Indonesia
•
14 Jul 2025

Impor senjata Eropa melonjak tajam meski ada penurunan secara global
Indonesia
•
15 Mar 2023

Aneksasi Gaza jadi upaya awal Israel kuasai wilayah kantong tersebut
Indonesia
•
01 Aug 2025

Menlu Iran akui perundingan putaran ke-3 capai "kemajuan baik"
Indonesia
•
28 Feb 2026


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
