
Provinsi Hebei di China utara rilis peta pertama hasil pengamatan burung sepanjang musim

Foto dari udara yang diabadikan pada 16 Desember 2022 ini menunjukkan kawanan burung bangau abu-abu sedang rehat di permukaan Danau Hengshui yang membeku di Hengshui, Provinsi Hebei, China utara. (Xinhua/Li Ming)
Peta pengamatan burung di Cagar Alam Nasional Danau Hengshui yang berada di Provinsi Hebei, China utara memberikan panduan ilmiah untuk tur studi dan investigasi ilmiah, serta kegiatan-kegiatan lainnya, yang kondusif untuk melakukan kegiatan popularisasi ekologi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan burung.
Shijiazhuang, China (Xinhua) – Peta pengamatan burung di Cagar Alam Nasional Danau Hengshui yang berada di Provinsi Hebei, China utara, telah diterbitkan, menjadi panduan pertama dari pengamatan burung sepanjang musim di provinsi tersebut bagi para turis dan pencinta burung.Setelah melakukan pengamatan jangka panjang, para staf membuat peta ini berdasarkan ciri aktivitas burung pada musim-musim yang berbeda di cagar alam tersebut, demikian menurut Zhang Yuguang, seorang staf di Cagar Alam Nasional Danau Hengshui.Zhang mengatakan bahwa peta itu berisi informasi mengenai beberapa burung yang bermigrasi dan menetap, topografi, serta distribusi burung di cagar alam tersebut, seraya menyampaikan bahwa para turis dapat mengakses panduan tersebut melalui program mini WeChat milik Cagar Alam Nasional Danau Hengshui atau melihatnya di pusat informasi turis.Li Huilong, yang bekerja di pusat promosi pengembangan pariwisata budaya dan olahraga Kawasan Baru Tepi Danau, mengatakan bahwa peta pengamatan burung tersebut memberikan panduan ilmiah untuk tur studi dan investigasi ilmiah, serta kegiatan-kegiatan lainnya, yang kondusif untuk melakukan kegiatan popularisasi ekologi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang perlindungan burung.
Foto yang diabadikan pada 3 Januari 2024 ini menunjukkan kawanan burung jenjang leher hitam di Cagar Alam Nasional Dashanbao Yunnan, Provinsi Yunnan, China barat daya. Cagar alam tersebut pada Rabu (3/1) diguyur hujan salju pertama di tahun baru ini. (Xinhua/Zheng Yuanjian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi ungkap rahasia umur panjang reptil dan amfibi
Indonesia
•
25 Jun 2022

IAEA sebut ketinggian air di kolam pendingin PLTN Zaporizhzhia terus menurun
Indonesia
•
05 Aug 2024

Orang bertubuh tinggi punya risiko lebih besar idap beragam penyakit
Indonesia
•
03 Jun 2022

IMD: China bakal jadi pusat kekuatan global di bidang teknologi dan farmasi
Indonesia
•
19 Feb 2024


Berita Terbaru

Antarktika tambah 695 miliar ton es di tengah pemanasan global, ini penyebabnya
Indonesia
•
24 Aug 2026

Kecepatan lari robot humanoid tembus 9,39 detik, lewati rekor Usain Bolt
Indonesia
•
24 Aug 2026

Setelah bertahun-tahun menyusut, massa es Antarktika mendadak bertambah 695 miliar ton, apa yang sebenarnya terjadi?
Indonesia
•
23 Aug 2026

Cahaya langsung jadi token: Terobosan cip ini bikin AI lebih cepat dan hemat energi
Indonesia
•
23 Aug 2026
