
Pesawat Etihad Airways batal lepas landas di Bandara Melbourne karena ban pecah

Foto dokumentasi ini menunjukkan sejumlah penumpang mengantre untuk 'check-in' di Bandara Melbourne. (Xinhua)
Pesawat milik maskapai Etihad Airways yang coba bertolak dari Bandar Udara (bandara) Melbourne terpaksa membatalkan upaya lepas landasnya pada Ahad (5/1) malam waktu setempat, sehingga memicu respons darurat.
Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah pesawat milik maskapai Etihad Airways yang coba bertolak dari Bandar Udara (bandara) Melbourne terpaksa membatalkan upaya lepas landasnya pada Ahad (5/1) malam waktu setempat, sehingga memicu respons darurat, demikian laporan media setempat.Pesawat dengan nomor penerbangan EY461 milik maskapai asal Uni Emirat Arab tujuan Abu Dhabi itu melaju dengan kecepatan hampir 300 km per jam di landasan pacu tak lama sebelum pukul 19.00 waktu setempat ketika dua ban meletus, memaksa pilot mengaktifkan rem darurat.Layanan darurat dikerahkan ke pesawat tersebut dan kru pesawat menggunakan busa pemadam kebakaran sebagai tindakan pencegahan."Karena kerusakan pada ban pesawat, kami tidak dapat menariknya keluar dari landasan pacu. Perbaikan pesawat akan dilakukan di lokasi," kata Bandara Melbourne.Seluruh 289 penumpang yang berada di dalam pesawat Boeing 787-9 Dreamliner pada saat kejadian berhasil dievakuasi dengan selamat dan dialihkan ke pesawat pengganti. Tidak ada korban luka yang dilaporkan.Bandara Melbourne mengatakan bahwa pemblokiran landasan pacu menyebabkan gangguan minimal pada layanan lainnya.Etihad Airways menyebut bahwa kru pesawat memutuskan untuk membatalkan lepas landas karena alasan teknis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

RRC resmi buka kedubes di Republik Honduras
Indonesia
•
06 Jun 2023

Xi Jinping serukan pembangunan hubungan China-Jepang yang sesuai dengan tuntutan zaman
Indonesia
•
18 Nov 2022

Haji1443 – Skuter elektronik bantu jamaah tunaikan ibadah
Indonesia
•
10 Jul 2022

Dewan Keamanan PBB perluas mandat Misi Verifikasi PBB di Kolombia
Indonesia
•
03 Aug 2023


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
