Jepang akan pilih PM pada 18 Februari usai pemilu

Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi (tengah), pemimpin Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) yang berkuasa di Jepang, meletakkan bunga merah yang melambangkan kesuksesan di atas nama-nama kandidat di markas besar LDP di Tokyo, Jepang, pada 8 Februari 2026. (Xinhua/Pool/Kim Kyung-Hoon)

Jepang akan menggelar sidang parlemen khusus pada 18 Februari untuk memilih perdana menteri setelah pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

 

Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Jepang akan menggelar sidang parlemen khusus pada 18 Februari untuk memilih perdana menteri (PM) setelah pemilu Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Ahad (8/2), demikian dilaporkan media lokal pada Selasa (10/2).

Menurut Jiji Press, Konstitusi Jepang menetapkan bahwa sidang Diet (parlemen Jepang) luar biasa harus digelar dalam kurun waktu 30 hari setelah pemilu DPR untuk menunjuk seorang perdana menteri. Pada hari pembukaan sidang itu, kabinet yang sedang menjabat akan mengundurkan diri secara kolektif. DPR yang baru terpilih dan Dewan Penasihat yang saat ini menjabat kemudian akan melakukan pemungutan suara secara terpisah untuk menunjuk perdana menteri baru, yang selanjutnya akan membentuk kabinet baru.

Dalam pemilu penunjukan perdana menteri, seorang kandidat yang memperoleh mayoritas suara pada putaran pertama pemungutan suara di masing-masing majelis akan langsung menang. Jika tidak ada kandidat yang memperoleh suara mayoritas, dua kandidat dengan perolehan suara tertinggi akan melaju ke putaran kedua, dengan pemenang ditentukan melalui metode mayoritas sederhana. Jika kedua majelis menunjuk kandidat yang berbeda dan gagal mencapai kesepakatan setelah konsultasi, Konstitusi menetapkan bahwa keputusan DPR yang berkuasa akan berlaku.

Mengingat Partai Demokrat Liberal (Liberal Democratic Party/LDP) saat ini menguasai lebih dari dua pertiga kursi di majelis rendah, media Jepang meyakini bahwa Presiden LDP sekaligus PM Jepang Sanae Takaichi hampir dipastikan akan memenangkan pemilu penunjukan tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait