90.000 lebih artefak batu dari Zaman Neolitikum ditemukan di China timur laut

Foto yang diabadikan pada 7 November 2024 ini menunjukkan sejumlah artefak batu yang ditemukan di situs peninggalan gua Shiren di Kota Hailin, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua)
Perkakas batu yang ditemukan di situs peninggalan gua Shiren sangat berharga untuk mempelajari transisi dari Zaman Paleolitikum ke Zaman Neolitikum, serta perkembangan masyarakat prasejarah di China timur laut.
Harbin, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebanyak 90.000 lebih artefak batu, yang berasal dari periode Neolitikum lebih dari 5.000 tahun lalu, telah ditemukan di Provinsi Heilongjiang, China timur laut, menurut sejumlah sumber setempat.Artefak-artefak tersebut ditemukan di situs peninggalan gua Shiren, yang terletak di sebelah timur Desa Shihe di Kota Hailin, dan sebagian besar berupa kapak genggam (biface) dan produk-produk pengolahannya. Institut peninggalan budaya dan arkeologi Provinsi Heilongjiang menyatakan bahwa, berdasarkan hasil penanggalan karbon-14, gua itu digali tidak kurang dari sekitar 5.700 tahun silam.Penggalian di situs peninggalan gua Shiren dilakukan antara bulan April hingga November. Li Youqian, wakil direktur institut tersebut sekaligus kepala tim arkeologi, mengatakan kepada Xinhua bahwa perkakas batu yang ditemukan di situs itu sangat berharga untuk mempelajari transisi dari Zaman Paleolitikum ke Zaman Neolitikum, serta perkembangan masyarakat prasejarah di China timur laut.Penggalian arkeologi ini menyediakan banyak data untuk mempelajari teknologi batu, produksi, dan kehidupan manusia purba di berbagai periode di area tersebut, yang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman tentang asal-usul dan migrasi manusia, serta menyediakan bukti penting untuk studi tentang asal-usul peradaban China, ungkap Li.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Dorong pengembangan ruang angkasa komersial, Beijing luncurkan proyek ‘rocket street’
Indonesia
•
15 Jul 2024

Platform pemuliaan cerdas tanaman diluncurkan di China selatan
Indonesia
•
14 Mar 2024

Data satelit pengamatan matahari China dibuka untuk uji coba penggunaan
Indonesia
•
19 Apr 2023

COVID-19 – Rusia kembangkan tiga vaksin lagi
Indonesia
•
20 Nov 2020
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
