
Israel sebut akan segera akhiri perang intensif seiring kekerasan meningkat di Tepi Barat

Asap mengepul pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 15 Januari 2024. (Xinhua/Yasser Qudih)
Perang Israel melawan Hamas yang sedang berlangsung, yang dimulai setelah serangan mendadak Hamas yang mematikan pada 7 Oktober, akan berakhir saat "tidak ada lagi ancaman militer dari Gaza".
YERUSALEM (Xinhua) – Israel pada Senin (15/1) mengatakan fase "intensif" dalam perangnya melawan Hamas di Gaza selatan akan "segera" berakhir, sementara meningkatnya aksi kekerasan di Tepi Barat menyebabkan sejumlah warga Palestina tewas.Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan dalam sebuah konferensi pers bahwa militer Israel telah menyelesaikan "tahap manuver intensif di Jalur Gaza utara." Lebih lanjut, Gallant menambahkan bahwa di daerah kantong selatan, "tahap intensif" perang diperkirakan akan "segera" berakhir.Menurut Gallant, perang Israel melawan Hamas yang sedang berlangsung, yang dimulai setelah serangan mendadak Hamas yang mematikan pada 7 Oktober, akan berakhir saat "tidak ada lagi ancaman militer dari Gaza", serta ketika "Hamas tidak mampu memerintah dan berfungsi sebagai kekuatan militer" di Gaza.Setelah perang berakhir, Palestina akan menjalankan pemerintahan di Gaza, kata Gallant. "Warga Palestina tinggal di Gaza dan oleh karena itu rakyat Palestina akan menjalankan pemerintahan di sana di masa mendatang. Pemerintahan Gaza di masa mendatang harus berkembang dari Jalur Gaza," ujarnya.
Foto yang diabadikan pada 12 Januari 2024 ini menunjukkan sebuah tempat penampungan sementara di dekat perbatasan Jalur Gaza dengan Mesir. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Orang-orang berkumpul untuk mendapatkan bantuan makanan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 31 Desember 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Foto yang diabadikan pada 15 Januari 2024 ini menunjukkan lokasi serangan menabrakkan mobil dan penikaman di Kota Ra'anana, Israel tengah. (Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – Dari pengalaman Taiwan ke solusi internasional: Membangun jaringan keamanan kabel bawah laut global yang lebih tangguh melalui inisiatif RISK
Indonesia
•
22 Feb 2026

BioNTech perkirakan penjualan vaksin COVID-19 akan turun
Indonesia
•
28 Mar 2023

Rusia operasikan tiga kapal perang baru untuk angkatan lautnya
Indonesia
•
28 Dec 2023

Serangan terhadap kilang minyak di Timur Tengah ancam kesehatan publik
Indonesia
•
10 Mar 2026


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
