Jerman minta Polandia tangkap tersangka asal Ukraina terkait sabotase jalur pipa gas Nord Stream

Foto dari udara yang dirilis oleh Kementerian Pertahanan Denmark pada 27 September 2022 ini menunjukkan lokasi kebocoran jalur pipa gas Nord Stream. (Xinhua/Kementerian Pertahanan Denmark)
Pengeboman jalur pipa gas alam Nord Stream di Laut Baltik melibatkan seorang pria dan wanita asal Ukraina, yang keduanya merupakan penyelam dan dicurigai telah menanam bahan peledak di fasilitas bawah laut tersebut.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Jaksa Agung Federal Jerman telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk seorang tersangka asal Ukraina yang diyakini terlibat dalam pengeboman jalur pipa gas alam Nord Stream di Laut Baltik, papar laporan sejumlah outlet media Jerman.Menurut surat kabar harian Jerman Suddeutsche Zeitung, tersangka merupakan seorang instruktur selam yang saat ini tinggal di Polandia.Pada September 2022, jaringan pipa gas alam Nord Stream 1 dan Nord Stream 2 meledak dan mengalami kerusakan parah di perairan teritorial Swedia dan Denmark. Menilai dari skala kerusakannya, para penyelidik meyakini hal itu kemungkinan besar merupakan hasil sabotase manusia. Sebelum ledakan tersebut, jaringan pipa Nord Stream 1 digunakan Rusia untuk mengangkut gas alam dari Siberia ke Jerman dan negara-negara Eropa lainnya. Sejak pecahnya konflik Rusia-Ukraina, Nord Stream 2 tidak pernah lagi dioperasikan, dan Jerman menghentikan impor gas alam Rusia, yang memicu kenaikan tajam harga energi di dalam negeri.
Foto dari udara yang disediakan oleh Penjaga Pantai Swedia pada 28 September 2022 ini menunjukkan kebocoran gas pada jalur pipa Nord Stream 1. (Xinhua/Penjaga Pantai Swedia)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pejuang Palestina serahkan jenazah 4 sandera asal Israel kepada ICRC
Indonesia
•
22 Feb 2025

Hamas konfirmasi kematian Yahya Sinwar
Indonesia
•
21 Oct 2024

Blok Afrika Barat cabut sanksi untuk Burkina Faso, Mali, dan Niger
Indonesia
•
27 Feb 2024

New York City catat peningkatan jumlah pemilih dalam pemungutan suara awal untuk pilpres
Indonesia
•
30 Oct 2024
Berita Terbaru

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel perdalam kendali atas Tepi Barat dengan perluas permukiman ilegal
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel langgar terus gencatan senjata di Gaza, Mesir desak pasukan internasional pantau
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pemilu Jepang kacau! Pengacara gugat hasil perhitungan suara
Indonesia
•
09 Feb 2026
