
Studi: Teknik kuantum digunakan untuk tentukan usia Sungai Kuning modern

Foto dari udara yang diabadikan pada 8 Oktober 2023 ini menunjukkan pemandangan sebuah ngarai yang terletak di hulu proyek konservasi air Xiaolangdi di Sungai Kuning di Kota Jiyuan, Provinsi Henan, China tengah. (Xinhua/Xing Guangli)
Pembentukan Sungai Kuning modern terjadi sekitar 1 hingga 1,3 juta tahun yang lalu, sebuah periode yang menjadi saksi reorganisasi drainase dari Danau Sanmen Kuno menjadi jalur air yang mengalir saat ini.
Beijing, China (Xinhua) – Tim ilmuwan yang mencoba melakukan penanggalan untuk menentukan usia Sungai Kuning modern, sungai terpanjang kedua di China yang dijuluki sebagai ‘sungai ibu’ oleh bangsa China sekaligus tempat lahirnya peradaban China, berhasil membuat terobosan menggunakan teknik kuantum.Sistem perairan modern di Sungai Kuning terbentuk sekitar 1,25 juta tahun yang lalu, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Earth and Planetary Science Letters edisi terbaru.Tim di balik penemuan ini dipimpin oleh para peneliti dari Institut Geologi dan Geofisika di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, Beijing Normal University, serta Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China. Mereka menentukan usia air panas bumi di Cekungan Weihe di China, melalui penggunaan gabungan isotop kripton dan klorin.Studi ini menerapkan analisis jejak perangkap atom, suatu teknik kuantum, untuk melakukan penghitungan pada tingkat atom tunggal. Metode tersebut memungkinkan pengukuran yang sangat sensitif.
Foto dari udara yang diabadikan pada 6 Juli 2023 ini menunjukkan pemandangan di sepanjang Sungai Kuning di wilayah Maqu, Prefektur Otonom Etnis Tibet Gannan, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Fang Xin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Huawei luncurkan ‘smartwatch’ baru dengan fitur pendukung olahraga profesional di Indonesia
Indonesia
•
29 May 2025

Boeing Starliner akan kembali ke Bumi tanpa awak pekan depan
Indonesia
•
01 Sep 2024

Menuju era 6G: Peneliti China ciptakan sistem internet super cepat, tembus 512 Gbps
Indonesia
•
22 Feb 2026

Australia konfirmasi kematian massal pertama akibat flu burung H5N1
Indonesia
•
03 Aug 2026


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
