
Proyek pembangkit listrik tenaga angin raksasa mulai beroperasi di Mongolia Dalam, China utara

Seorang karyawan bekerja di sebuah pabrik perusahaan listrik tenaga angin di Ulanqab, Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, pada 2 Agustus 2022. (Xinhua/Li Zhipeng)
Pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 3,1 juta kW, di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, dapat menghasilkan sekitar 8,93 miliar kilowatt-jam listrik bersih, menghemat lebih dari 2,82 juta ton batu bara standar, serta mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 7,53 juta ton per tahun.
Hohhot, Mongolia Dalam (Xinhua) – Sebuah proyek pembangkit listrik tenaga angin berkapasitas 3,1 juta kW, salah satu proyek pembangkit listrik tenaga angin skala besar pertama di China, mulai beroperasi pada Senin (18/12) di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara, dengan tujuan untuk memberikan kontribusi terhadap transformasi bersih dan rendah karbon dari industri energi lokal.Proyek tersebut mencakup enam stasiun booster 220 kV dan sirkuit kolektor 1.166 kilometer, yang telah mencapai digitalisasi, pengoperasian pintar, dan kendali terpusat jarak jauh.Proyek itu dapat menghasilkan sekitar 8,93 miliar kilowatt-jam listrik bersih, menghemat lebih dari 2,82 juta ton batu bara standar, serta mengurangi emisi karbon dioksida lebih dari 7,53 juta ton per tahun.Mongolia Dalam memiliki sumber daya energi terbarukan dengan kualitas terbaik dan volume terbesar di negara itu, dengan sumber daya energi angin dan surya masing-masing mencakup 57 persen dan 21 persen dari totalnya di tingkat nasional.Pada 2025, kapasitas terpasang energi baru di daerah tersebut diperkirakan akan mencapai 135 juta kilowatt.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan peringatkan ancaman merkuri yang tersembunyi akibat aktivitas manusia
Indonesia
•
04 Oct 2025

COVID-19 – Vaksin Rusia ketiga akan didaftarkan dalam sebulan
Indonesia
•
16 Oct 2020

Bagian kepala patung Deva berusia ratusan tahun ditemukan di Taman Arkeologi Angkor Kamboja
Indonesia
•
17 May 2024

Pusat cuaca antariksa China ramalkan badai geomagnetik kuat bakal hantam Bumi
Indonesia
•
11 Oct 2024


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
