
China publikasikan standar internasional pertama di dunia untuk data sel punca

Lini produksi injeksi antidiabetes terlihat di sebuah pabrik Novo Nordisk (China) Pharmaceutical Co., Ltd. di Tianjin, China utara, pada 22 September 2022. (Xinhua/Li Ran)
Standar internasional pertama di dunia untuk data sel punca, ISO8472-1, yang dirumuskan bersama oleh para pakar dari China, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Prancis, dan negara-negara lain, menetapkan kerangka kerja untuk interoperabilitas data sel punca. Standar ini berlaku untuk basis data terkait, sistem manajemen data, antarmuka web, dan lain sebagainya di bidang penelitian sel punca.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Standar internasional pertama di dunia untuk data sel punca, ISO8472-1, telah resmi dirilis, demikian disampaikan Institut Zoologi di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China pada Rabu (30/10).Standar ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan data sel punca global dan memberikan kontribusi bagi kemajuan penelitian dan pengaplikasian sel punca, menurut institut tersebut.Seiring dengan pesatnya kemajuan bioteknologi di seluruh dunia, data sel punca pun semakin berkembang. Namun, kurangnya standar internasional untuk data sel punca mengakibatkan berbagai masalah seperti pengelolaan data yang tidak teratur dan rendahnya efisiensi dalam berbagi (sharing) dan pengaplikasian data.ISO8472-1, yang dirumuskan bersama oleh para pakar dari China, Jepang, Korea Selatan, Jerman, Inggris, Amerika Serikat, Prancis, dan negara-negara lain, menetapkan kerangka kerja untuk interoperabilitas data sel punca. Standar ini berlaku untuk basis data terkait, sistem manajemen data, antarmuka web, dan lain sebagainya di bidang penelitian sel punca.Perilisan ISO8472-1 akan memberikan standar dan panduan bagi manajemen data di bidang sel punca dan menawarkan kerangka kerja sistematis untuk pengembangan standar internasional berikutnya bagi data sel punca, ungkap Qiao Gexia, direktur Institut Zoologi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti BRIN jelaskan ‘plasma bubble’ berdampak pada ionosfer kawasan lintang rendah Indonesia
Indonesia
•
04 Jul 2024

Balok batu berinskripsi Suryani ditemukan di Turkiye, diduga berusia 1.500 tahun
Indonesia
•
18 Jun 2026

Ilmuwan China kembangkan cip fotolistrik ‘all-analog’ yang sangat efisien
Indonesia
•
03 Nov 2023

Fondasi dahan murbei dan cemara ditemukan di bawah tembok kota China kuno
Indonesia
•
13 Jan 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
