
Fokus Berita – Israel selesaikan serangan udaranya terhadap target Iran, Teheran laporkan "kerusakan terbatas"

Proyektil-proyektil yang diyakini sebagai rudal Iran terlihat di langit Damaskus, Suriah, pada 1 Oktober 2024. Militer Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan pada 1 Oktober 2024 bahwa Iran telah menembakkan sekitar 100 rudal ke arah Yerusalem dan Israel pada malam hari. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Pasukan Israel menargetkan lokasi-lokasi militer di provinsi Teheran, Khuzestan, dan Ilam, meskipun sebelumnya Iran telah mengeluarkan peringatan agar tidak menyerangnya.
Teheran/Yerusalem, Iran/Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel pada Sabtu (26/10) mengatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan gelombang serangan udara sebelum fajar terhadap target-target militer di Iran, dalam apa yang mereka sebut sebagai tindakan balasan atas serangan Iran dalam beberapa bulan terakhir. Sementara itu, Iran melaporkan bahwa pihaknya berhasil menangkal serangan Israel.Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu dini hari bahwa pihaknya telah meluncurkan serangan udara "tepat dan terarah" terhadap target-target di beberapa wilayah di Iran, termasuk fasilitas pembuatan rudal, serangkaian rudal darat-ke-udara, dan kemampuan udara Iran lainnya.Pernyataan IDF itu dirilis sekitar tiga setengah jam setelah IDF mengumumkan dimulainya operasi serangan terhadap Iran tersebut.Kan TV News, yang dikelola pemerintah Israel, melaporkan bahwa puluhan jet, termasuk F35, F16, dan F15, menyerang 20 target militer di Iran.Sejumlah saksi mata Iran mengatakan ledakan keras terdengar di sekitar ibu kota negara itu, Teheran, pada Sabtu dini hari. Tak lama kemudian, media Iran melaporkan bahwa pertahanan udara Iran dikerahkan untuk melawan upaya serangan Israel.Markas besar pertahanan udara Iran berhasil menangkal serangan Israel, yang mengakibatkan "kerusakan terbatas," seperti dilansir kantor berita semiresmi Iran Tasnim.Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa meskipun sistem pertahanan udara terpadu Iran berhasil mencegat dan menangkal serangan itu, kerusakan terbatas terjadi di beberapa wilayah. Investigasi terhadap insiden tersebut sedang dilakukan.Laporan Tasnim itu mengatakan pasukan Israel menargetkan lokasi-lokasi militer di provinsi Teheran, Khuzestan, dan Ilam, meskipun sebelumnya Iran telah mengeluarkan peringatan agar tidak menyerangnya.Dua tentara Iran tewas akibat serangan Israel tersebut, ungkap militer Iran.Dalam laporan lain, kantor berita Tasnim mengatakan Israel telah membesar-besarkan serangan dini harinya terhadap target-target di Iran.Klaim Israel bahwa lebih dari 100 pesawat militer dikerahkan dalam serangannya terhadap Iran, dan bahwa 20 titik di Iran menjadi target, merupakan klaim "tidak nyata" dan angka faktualnya jauh lebih rendah dibandingkan angka yang diklaim Israel tersebut, kutip Tasnim dari seorang narasumber.Mengutip sumber informasi lainnya, Tasnim mengatakan Iran siap merespons serangan Israel.Sumber itu menambahkan bahwa Iran memiliki hak untuk merespons serangan apa pun yang dilakukan Israel, dan Israel akan menerima balasan atas setiap tindakan yang diambilnya.
Foto yang dirilis pada 26 Oktober 2024 ini memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (tengah, kiri), Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant (tengah, kanan), dan perwira militer senior lainnya berkumpul di markas besar Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) di Tel Aviv, Israel. Israel mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melancarkan "serangan tepat sasaran terhadap target-target militer di Iran" pada Sabtu (26/10) dini hari waktu setempat. (Xinhua/Kantor Pers Pemerintah Israel)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China tegaskan dukung upaya akhiri perang di Ukraina dengan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
17 Jun 2022

Elon Musk pecat eksekutif Twitter untuk hindari pembayaran dan rencana PHK
Indonesia
•
30 Oct 2022

Menlu Hongaria sebut negaranya tak ingin NATO jadi blok anti-China
Indonesia
•
07 Apr 2023

Wamenlu Rusia sebut hubungan Rusia-AS "di ambang perpecahan"
Indonesia
•
13 Feb 2025


Berita Terbaru

Kremlin sebut situasi Timur Tengah berkembang sesuai skenario terburuk
Indonesia
•
27 Mar 2026

Hakim AS tangguhkan upaya Pentagon hukum Anthropic yang tolak berikan akses kepada pemerintah
Indonesia
•
27 Mar 2026

‘Shutdown’ picu kekurangan staf, waktu tunggu di bandara AS tembus 4 jam
Indonesia
•
27 Mar 2026

Lebih dari 350 kapal menunggu izin iran untuk lintasi Selat Hormuz
Indonesia
•
27 Mar 2026
