
Optimalisasi strategi COVID-19 China tingkatkan kerja sama dengan Thailand

Para penumpang asal China disambut oleh sejumlah pejabat Thailand di Bandar Udara Suvarnabhumi di Samut Prakan, Thailand, pada 9 Januari 2023. (Xinhua/Rachen Sageamsak)
Optimalisasi strategi COVID-19 China akan mendorong kerja sama dan pertukaran antara negara itu dengan Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, menciptakan peluang ekonomi baru di kawasan itu.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Sebagai kekuatan ekonomi utama di Asia, optimalisasi strategi COVID-19 China akan mendorong kerja sama dan pertukaran antara negara itu dengan Thailand dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, menciptakan peluang ekonomi baru di kawasan itu, kata Pinij Jarusombat, mantan wakil perdana menteri Thailand."Sebagai warga Thailand, saya sangat senang mendengar kabar tersebut," kata Pinij saat mengomentari optimalisasi respons COVID-19 China dan pelanjutan perjalanan lintas perbatasan."Banyak dari kita menunggu begitu lama untuk mengunjungi teman-teman kita di China dan menantikan kesempatan untuk menjajal Jalur Kereta China-Laos sampai ke China," katanya kepada Xinhua dalam sesi wawancara baru-baru ini."Pemerintah dan sektor-sektor bisnis Thailand sedang bersiap untuk menyambut wisatawan China. Saat ini juga lebih mudah bagi para investor dari kedua negara untuk berkomunikasi. Banyak perusahaan Thailand begitu bersemangat untuk bertemu dengan mitra-mitra China mereka guna mendorong kerja sama," katanya.Saat mengomentari respons China terhadap COVID-19 sejak awal pandemik, Pinij menuturkan bahwa mengingat wilayahnya yang luas dan populasinya yang besar, pendekatan China yang tegas dan cepat berhasil mengendalikan wabah tersebut, membatasi dampak COVID-19 di China dengan maksimal."Pemerintah China mengutamakan kepentingan rakyat, tidak ada yang lebih berharga dari nyawa rakyat, dan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga masyarakat China," katanya.Dia juga mengatakan bahwa China memberikan kontribusi signifikan terhadap upaya global untuk memerangi pandemik dengan meneruskan semangat kemanusiaan internasional."Sejak awal pandemi, China membantu negara-negara lain dengan menyediakan vaksin, peralatan medis, dan bahkan pengobatan tradisional China. Thailand adalah salah satu penerima manfaatnya," katanya.Karena China adalah salah satu ekonomi utama di Asia-Pasifik dan dunia, optimalisasi strategi COVID-19 China akan memfasilitasi pemulihan ekonomi global, katanya.Pinij, yang juga menjabat sebagai ketua Dewan Kebudayaan dan Hubungan Thailand-China, berperan aktif dalam mendorong hubungan ekonomi antara Thailand dan China. Dia mengharapkan kerja sama yang lebih besar antara kedua negara.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Industri NEV China pecahkan rekor ‘output’ baru, capai 20 juta unit kendaraan
Indonesia
•
05 Jul 2023

Dukung UMKM, Mendag targetkan penjualan produk lokal 50 persen dari total transaksi di Harbolnas
Indonesia
•
09 Sep 2025

Proyek SMART Fish Indonesia-UNIDO tingkatkan produksi perikanan
Indonesia
•
12 Nov 2020

Trump berlakukan tarif 100 persen pada impor obat-obatan tertentu
Indonesia
•
03 Apr 2026


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
