
IEA: Krisis energi berpotensi jadi titik balik menuju masa depan lebih bersih dan aman

Foto yang diabadikan pada 8 September 2022 ini menunjukkan pembangkit listrik tenaga termal di Berlin, Jerman. (Xinhua/Stefan Zeitz)
Krisis energi dapat membantu mendorong investasi energi bersih global hingga mencapai lebih dari 2 triliun dolar AS per tahun pada 2030, melonjak 50 persen lebih dari angka yang tercatat saat ini.
Paris, Prancis (Xinhua) – Krisis energi saat ini menyebabkan perubahan besar dan kekal yang berpotensi mempercepat transisi menuju sistem energi yang lebih aman dan berkelanjutan, menurut laporan World Energy Outlook (WEO) 2022 yang diterbitkan oleh Badan Energi Internasional (International Energy Agency/IEA) pada Kamis (27/10).Guncangan terbesar krisis energi dirasakan di pasar gas alam, batu bara, dan listrik, dan gejolak signifikan juga terjadi di pasar minyak. Dengan kekhawatiran geopolitik dan ekonomi yang tak kunjung mereda, pasar energi masih sangat rentan, menurut laporan itu.Langkah-langkah baru yang diambil oleh banyak negara untuk merespons krisis tersebut dapat membantu mendorong investasi energi bersih global hingga mencapai lebih dari 2 triliun dolar AS per tahun pada 2030, melonjak 50 persen lebih dari angka yang tercatat saat ini. Total permintaan bahan bakar fosil akan mengalami penurunan stabil mulai pertengahan 2020-an hingga 2050 "dengan rata-rata tahunan kira-kira setara dengan output ladang minyak berukuran besar selama masa produktifnya," sementara persentase bahan bakar fosil dalam bauran energi global akan turun dari sekitar 80 persen menjadi sedikit di atas 60 persen pada 2050, menurut WEO.
Foto yang diabadikan 5 September 2022 ini menunjukkan fasilitas pembangkit listrik di Stockholm, Swedia. (Xinhua/He Miao)
Deretan turbin angin terlihat di Brandenburg, Jerman, pada 15 September 2022. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Lula minta Trump hapus tarif atas produk Brasil
Indonesia
•
08 Oct 2025

Pakar AS sebut BRI berkontribusi besar dalam pembangunan infrastruktur Afrika
Indonesia
•
25 Oct 2023

‘Cryptocurrency’ tidak diterima di Vietnam
Indonesia
•
23 Sep 2020

Fokus Berita – WEF serukan kerja sama global, peringatkan hambatan perdagangan tak untungkan siapa pun
Indonesia
•
25 Jan 2025


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
