
Usai penyelidikan antidiskriminasi, China akan kenakan tarif tambahan untuk sejumlah produk Kanada

(241010) -- NANCHANG, Oct. 10, 2024 (Xinhua) -- This photo taken on April 25, 2024 shows a new energy vehicle (NEV) produced by BYD, China's leading NEV manufacturer, at a plant of BYD in Zhengzhou, central China's Henan Province. (Xinhua/Li Jianan)
Langkah pembatasan Kanada terhadap produk-produk tertentu dari China dinilai merupakan pembatasan diskriminatif yang mengganggu tatanan perdagangan normal dan merugikan hak serta kepentingan yang sah perusahaan-perusahaan China.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China pada Sabtu (8/3) mengumumkan pihaknya akan memberlakukan tarif tambahan untuk beberapa produk yang diimpor dari Kanada berdasarkan keputusan penyelidikan antidiskriminasi.Berlaku mulai 20 Maret, tarif tambahan sebesar 100 persen akan dikenakan pada minyak biji rapa, kue minyak, dan kacang polong yang diimpor dari Kanada, sementara produk akuatik dan daging babi akan dikenai tarif tambahan sebesar 25 persen.Keputusan tersebut diambil setelah penyelidikan antidiskriminasi pertama China terhadap sejumlah negara dan daerah asing, yang menemukan bahwa langkah pembatasan Kanada terhadap produk-produk tertentu dari China merupakan pembatasan diskriminatif yang mengganggu tatanan perdagangan normal dan merugikan hak serta kepentingan yang sah perusahaan-perusahaan China.Tahun lalu, Kanada mengumumkan kenaikan tarif untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan produk baja serta aluminium yang diimpor dari China, yang mendorong pihak China memulai penyelidikan antidiskriminasi pada September 2024.Mengomentari langkah-langkah pembatasan Kanada, China menyatakan sangat tidak puas dan menolak tegas, serta menyebut langkah-langkah itu telah mengabaikan fakta dan aturan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), membahayakan hubungan ekonomi dan perdagangan bilateral, serta menunjukkan proteksionisme."Penggunaan instrumen investigasi baru oleh China menunjukkan tekad negara ini untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasional serta hak dan kepentingan yang sah pihak industri," ujar Zhou Xiaoyan, wakil presiden eksekutif sekaligus sekretaris jenderal Dewan Promosi Investasi Internasional China, pada Sabtu.Zhou lebih lanjut menekankan bahwa langkah antidiskriminasi ini dibenarkan secara hukum di bawah undang-undang domestik dan selaras dengan prinsip-prinsip hukum internasional.Berbeda dengan keputusan Kanada yang memberlakukan tarif tambahan pada impor tertentu dari China tanpa menggelar penyelidikan, Kementerian Perdagangan China mencapai kesimpulannya setelah melakukan penyelidikan menyeluruh berdasarkan materi, data, dan respons yang luas dari berbagai pemangku kepentingan dari kedua belah pihak, ungkap Zhou.Setelah pengumuman pada Sabtu, badan-badan industri China yang relevan menyuarakan dukungan kuat terhadap keputusan tersebut, menyebutnya sebagai langkah yang sah untuk melindungi perkembangan industri.Kendaraan listrik China mendapat sambutan positif dari konsumen di seluruh dunia, termasuk di Kanada, dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi upaya global dalam memerangi perubahan iklim serta memajukan transformasi ramah lingkungan, demikian ungkap Asosiasi Manufaktur Otomotif China (China Association of Automobile Manufacturers/CAAM).Perdagangan dan kerja sama antara industri aluminium China dan Kanada didorong oleh kebutuhan bisnis di sepanjang rantai industri kedua negara, yang sepenuhnya didasarkan pada prinsip-prinsip praktik pasar yang adil, menurut Asosiasi Industri Logam Nonbesi China.Kamar Dagang China untuk Impor dan Ekspor Produk Mesin dan Elektronik telah meminta pihak Kanada untuk menjaga independensi kebijakan perdagangan dan menyediakan lingkungan yang pragmatis, adil, tidak diskriminatif, dan dapat diprediksi bagi perusahaan-perusahaan dari kedua negara untuk terlibat dalam perdagangan dan kerja sama yang normal."Kami mendesak Kanada untuk segera memperbaiki kesalahannya, mencabut langkah pembatasan dan menghapus dampak buruk dari hal tersebut," ujar seorang juru bicara Kementerian Perdagangan China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Airbus mulai produksi pesawat A321 di Tianjin, China
Indonesia
•
09 Nov 2022

Kontribusi ‘Dua Negara, Taman Kembar’ dorong kerja sama China-ASEAN
Indonesia
•
25 Sep 2024

Andalkan ‘platform’ daring untuk kembangkan bisnis, NAVAKA Home tak terjebak 'perang harga'
Indonesia
•
21 Oct 2024

Neraca perdagangan RI Januari 2022 surplus 930 juta dolar AS
Indonesia
•
15 Feb 2022


Berita Terbaru

Manfaat RCEP kian terasa, produk Indonesia makin populer di pasar China
Indonesia
•
16 Jun 2026

Mobil China kian digemari, penjualan tembus 63 ribu unit dalam lima bulan, kuasai hampir 18 persen pasar
Indonesia
•
16 Jun 2026

Feature – Perajin Indonesia perluas jangkauan di pasar China melalui pameran China-Asia Selatan
Indonesia
•
15 Jun 2026

Blueberry dan kopi perkuat kerja sama pertanian China-Indonesia
Indonesia
•
15 Jun 2026
