
Operasi militer Israel berbuah ancaman, Netanyahu dan keluarganya kini hidup tak tenang

Seorang anak pengungsi Palestina terlihat di sebuah sekolah yang dialihfungsikan menjadi tempat penampungan di pusat Gaza City pada 5 April 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu beserta istri dan kedua putranya akan menerima perlindungan jangka panjang dari badan keamanan dalam negeri Shin Bet. Keputusan tersebut diumumkan ke publik pada Kamis (16/7) dan menuai kritik di Israel.
Keputusan yang disetujui oleh komite tingkat menteri yang mengawasi pengaturan keamanan Shin Bet itu memberikan perlindungan seumur hidup bagi Netanyahu dan perlindungan bagi istrinya, Sara, selama Netanyahu masih hidup, dengan kedua putra mereka akan menerima pengamanan sedikitnya selama lima tahun, lapor Kan TV News, stasiun penyiaran milik pemerintah Israel, dan sejumlah outlet media lainnya pada Kamis.
Menurut Kan, biaya tahunan untuk pengamanan keluarga Netanyahu diperkirakan mencapai 12 juta shekel.
*1 shekel = 5.955 rupiah
Kepala Shin Bet David Zini, yang ditunjuk oleh Netanyahu dan mulai menjabat pada Oktober tahun lalu, merekomendasikan langkah itu menyusul adanya penilaian bahwa keluarga tersebut menghadapi ancaman berkelanjutan akibat potensi balas dendam usai Israel menewaskan para pemimpin Iran, Hamas, dan Hizbullah dalam konflik di berbagai front, sebut laporan-laporan media itu.
Para pengkritik mempertanyakan keputusan itu, dengan beberapa di antaranya berargumen bahwa penunjukan Zini ditujukan untuk melayani kepentingan pribadi Netanyahu, termasuk isu perlindungan saat ini, imbuh laporan-laporan tersebut.
Sejumlah pejabat keamanan Israel dilaporkan berpendapat bahwa pengaturan keamanan seharusnya didasarkan pada penilaian ancaman yang terus berubah, alih-alih diberikan untuk jangka waktu yang panjang.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Telaah – Perubahan sikap Trump atas konflik Rusia-Ukraina picu kebingungan
Indonesia
•
20 Jul 2025

Wilayah Makkah umumkan dimulainya kembali izin Iftar Sayim
Indonesia
•
19 Mar 2021

COVID-19 – Beijing cabut tindakan pengendalian saat kasus baru turun 6 hari
Indonesia
•
29 May 2022

Hamas sebut sedang pelajari proposal perdamaian baru Gaza dari mediator
Indonesia
•
15 Apr 2025


Berita Terbaru

Telaah – Tiga tahun berlalu: Gaza hancur, 74.000 lebih tewas, mengapa perdamaian masih jauh?
Indonesia
•
08 Oct 2026

3 tahun berlalu, Israel masih memburu pelaku 7 Oktober: 2.000 orang disebut masih hidup
Indonesia
•
07 Oct 2026

Dari warisan apartheid hingga politik ras, ini sumber ketegangan AS–Afsel
Indonesia
•
07 Oct 2026

Pembongkaran bangunan di Yerusalem Timur catatkan rekor pengungsi terbanyak
Indonesia
•
07 Oct 2026
