
Netflix menyerah, Paramount Skydance akuisisi Warner Bros. Discovery

Foto menunjukkan gedung Netflix di Hollywood, Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 17 Desember 2025. (Xinhua/Zeng Hui)
Netflix menggemparkan Hollywood pada 5 Desember 2025 dengan mengumumkan kesepakatan senilai 82,7 miliar dolar AS untuk mengakuisisi WBD. Paramount Skydance kemudian mengajukan penawaran dengan agresif, menjadikan merger tersebut sebagai isu perdebatan nasional yang semakin luas.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Setelah Netflix pada Kamis (26/2) mengumumkan pihaknya tidak akan mengajukan tawaran yang lebih tinggi untuk mengakuisisi Warner Bros. Discovery (WBD), Paramount Skydance, yang baru-baru ini mengajukan tawaran baru, berhasil unggul dan memimpin dalam persaingan untuk mengakuisisi raksasa Hollywood tersebut.
WBD mengumumkan pada Kamis bahwa dewan direksinya, setelah berkonsultasi dengan penasihat keuangan dan hukum independennya, telah menetapkan bahwa proposal yang sebelumnya diungkapkan dari Paramount Skydance merupakan "Proposal Unggulan Perusahaan" sebagaimana didefinisikan dalam perjanjian merger WBD dengan Netflix.
Sebagaimana diungkapkan oleh WBD pada Selasa (24/2), proposal Paramount Skydance mencakup harga pembelian sebesar 31,00 dolar AS per saham WBD secara tunai, ditambah biaya harian sebesar 0,25 dolar AS per saham per kuartal yang dimulai setelah 30 September 2026, serta biaya pembatalan regulasi sebesar 7 miliar dolar AS yang harus dibayarkan oleh Paramount Skydance jika transaksi tidak terlaksana karena masalah regulasi.
*1 dolar AS = 16.758 rupiah
Tawaran akuisisi baru Paramount Skydance menghargai WBD sekitar 111 miliar dolar AS. Netflix, perusahaan streaming terbesar di dunia berdasarkan jumlah pelanggan, kemudian mengumumkan akan menarik diri dari persaingan tersebut.
"Transaksi yang kami negosiasikan akan menciptakan nilai pemegang saham dengan jalur yang jelas menuju persetujuan regulasi. Namun, kami selalu disiplin, dan dengan nilai yang dibutuhkan untuk menyamai tawaran akuisisi terbaru Paramount Skydance, kesepakatan tersebut tidak lagi menarik secara finansial, jadi kami menolak untuk menandingi tawaran Paramount Skydance," kata Netflix dalam pernyataan respons dari para CEO-nya, Ted Sarandos dan Greg Peters.
Netflix menggemparkan Hollywood pada 5 Desember 2025 dengan mengumumkan kesepakatan senilai 82,7 miliar dolar AS untuk mengakuisisi WBD. Paramount Skydance kemudian mengajukan penawaran dengan agresif, menjadikan merger tersebut sebagai isu perdebatan nasional yang semakin luas.
Berbeda dengan kesepakatan dengan Netflix, yang mencakup studio film dan layanan streaming WBD serta akan memisahkan divisi kabelnya menjadi perusahaan publik baru, tawaran Paramount Skydance mencakup WBD secara keseluruhan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Data sebut perusahaan AS kurangi lebih banyak pekerja
Indonesia
•
20 Jun 2025

Feature – Busana cheongsam China ramaikan tren baju Lebaran Indonesia tahun ini
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Semakin banyak perusahaan China termotivasi rambah perdagangan listrik ramah lingkungan
Indonesia
•
17 Jul 2024

PM Albanese sebut pasokan bahan bakar Australia akan semakin sulit dalam beberapa bulan mendatang
Indonesia
•
27 Mar 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
