
Akademisi: Modernisasi China berorientasi pada rakyat jadi alternatif modernisasi Barat

Foto yang diabadikan pada 3 Desember 2023 ini menunjukkan salinan laporan penelitian berjudul "The Humanomics in the New Era" di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Liu Mengqi)
Modernisasi China, yang berpusat pada rakyat berbeda dengan modernisasi Barat, yang memberi makna baru dalam modernisasi.
Guangzhou, China (Xinhua) – Modernisasi China, yang berpusat pada rakyat berbeda dengan modernisasi Barat, yang memberi makna baru dalam modernisasi, demikian disampaikan oleh Martin Jacques, akademisi asal Inggris, pada Ahad (3/12) di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan."Negara itu berupaya untuk 'memanusiakan' modernitas, untuk mendahulukan kebutuhan dan kepentingan rakyat di atas keuntungan materi yang sempit, untuk memprioritaskan kebutuhan spiritual masyarakat di atas kebutuhan konsumerisme yang terbatas," tutur Jacques saat menghadiri upacara peluncuran laporan Kantor Berita Xinhua berjudul ‘The Humanomics in the New Era’ yang diselenggarakan oleh Xinhua di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia (World Media Summit/WMS) ke-5.Kepercayaan diri dan kemauan China untuk berpikir secara berbeda serta menjajaki berbagai kemungkinan baru menunjukkan bahwa "modernitas tidak hanya satu, melainkan banyak, dan setiap negara harus memilih modernitasnya sendiri."Akademisi itu mengatakan bahwa pemikiran China berakar kuat pada kepercayaan diri yang besar, yang disaksikan oleh transformasi China selama empat dekade terakhir dan "konsep kuat" peradaban China tentang dunia (Tianxia, yang secara harfiah berarti segala sesuatu yang ada di bawah langit).Jacques pun menyoroti fakta bahwa China menghargai hubungannya dengan negara-negara berkembang, dan China menjunjung sikap saling menghormati dan saling belajar antarperadaban.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

SIT Insantama soroti pemulihan ekonomi dalam program kompetisi tahunan
Indonesia
•
25 Feb 2023

Setelah 150 jam tertimbun, seorang penyintas gempa Turkiye selamat
Indonesia
•
13 Feb 2023

COVID-19 - Dubai jadi pusat kemanusiaan dunia selama pandemik
Indonesia
•
30 Jun 2020

Satu dari lima penderita kanker paru-paru di seluruh dunia bukan perokok
Indonesia
•
23 Oct 2025


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
