
Satu dari lima penderita kanker paru-paru di seluruh dunia bukan perokok

Warga terlihat berjalan-jalan di Arrowtown, Selandia Baru, pada 25 April 2025. (Xinhua/Long Lei)
Kalangan bukan perokok yang memiliki risiko tertinggi terkena kanker paru-paru umumnya adalah mereka yang terpapar asap rokok secara pasif, bahan radioaktif, polusi udara, dan asbes, serta memiliki riwayat kanker paru-paru pada anggota keluarga tingkat pertama (inti), termasuk orang tua dan saudara kandung.
Melbourne, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Hingga satu dari lima orang yang didiagnosis menderita kanker paru-paru di seluruh dunia bukan perokok, demikian temuan sebuah studi yang melibatkan para peneliti Australia.Kanker paru-paru pada kalangan nonperokok, yang didefinisikan sebagai mereka yang merokok kurang dari 100 batang rokok seumur hidup, menyumbang 15 hingga 20 persen dari jumlah kasus kanker paru-paru di seluruh dunia, menurut tinjauan yang dipublikasikan oleh para peneliti Australia dan Inggris dalam Journal of the American Medical Association (JAMA).Kalangan nonperokok yang menderita kanker paru-paru memiliki tingkat mutasi gen terkait kanker yang lebih tinggi, yang tampaknya memengaruhi efektivitas berbagai jenis pengobatan bagi para pasien tersebut, menurut ringkasan studi itu di situs web Australian Science Media Center pada Selasa (21/10).Usai meninjau 92 studi internasional sebelumnya mengenai kanker paru-paru pada kalangan bukan perokok, tim yang juga beranggotakan Benjamin J. Solomon, peneliti di Pusat Kanker Peter MacCallum Australia dan Universitas Melbourne, tersebut menemukan bahwa sebagian besar kanker pada kelompok ini adalah adenokarsinoma, kanker yang bermula di sel-sel kelenjar.Dari penelitian sebelumnya, para penulis mengatakan kalangan bukan perokok yang memiliki risiko tertinggi terkena kanker paru-paru umumnya adalah mereka yang terpapar asap rokok secara pasif, bahan radioaktif, polusi udara, dan asbes, serta memiliki riwayat kanker paru-paru pada anggota keluarga tingkat pertama (inti), termasuk orang tua dan saudara kandung, menurut ringkasan tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jalan kaki 5 menit setiap setengah jam atasi risiko kesehatan akibat duduk lama
Indonesia
•
29 Jan 2023

Sedikitnya 6 orang tewas akibat kebakaran hutan dahsyat di Hawaii, AS
Indonesia
•
11 Aug 2023

China keluarkan peringatan oranye untuk gelombang dingin
Indonesia
•
28 Nov 2022

COVID-19 – OKI kutuk kremasi jenazah Muslim yang terinfeksi di Sri Lanka
Indonesia
•
06 Nov 2020


Berita Terbaru

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026

Afghanistan berisiko kehilangan 25.000 guru dan nakes perempuan per 2030
Indonesia
•
29 Apr 2026
