
Morfologi permukaan Mars yang kompleks bentuk wajah beruang lucu

Seraut wajah mirip beruang lucu terukir di permukaan planet Mars, dan ‘tertangkap’ ketika Mars Reconnaissance Orbiter lewat bulan lalu, membawa kamera paling kuat yang pernah menjelajah ke tata surya. (AFP/tangkapan layar)
Mars Reconnaissance Orbiter mengoperasikan HiRISE, salah satu dari enam instrumen di Orbiter, yang mengambil gambar planet Merah secara sangat detail untuk membantu memetakan permukaan untuk kemungkinan misi di masa depan, baik oleh manusia atau robot.
Jakarta (Indonesia Window) – Seraut wajah mirip beruang lucu terukir di permukaan planet Mars, dan ‘tertangkap’ ketika Mars Reconnaissance Orbiter lewat bulan lalu, membawa kamera paling kuat yang pernah menjelajah ke tata surya.Para ilmuwan mengoperasikan HiRISE (High Resolution Imaging Science Experiment) atau Eksperimen Sains Pencitraan Resolusi Tinggi, yang telah mengitari Mars sejak 2006, mengolah data yang membuatnya kembali ke Bumi, dan menerbitkan gambar wajah tersebut baru-baru ini.“Ada bukit dengan struktur keruntuhan berbentuk V (hidung), dua kawah (mata), dan pola patahan melingkar (kepala),” kata para ilmuwan di University of Arizona, yang mengoperasikan alat tersebut.Masing-masing fitur di permukaan selebar 2.000 meter (1,25 mil), memiliki kemungkinan penjelasan yang mengisyaratkan seberapa aktif permukaan planet ini.“Pola retakan melingkar mungkin disebabkan oleh pengendapan deposit di atas kawah tubrukan yang terkubur,” kata para ilmuwan. “Mungkin hidungnya adalah lubang vulkanik atau lumpur dan endapannya bisa berupa lava atau aliran lumpur?”HiRISE, salah satu dari enam instrumen di Orbiter, yang mengambil gambar planet Merah yang sangat detail untuk membantu memetakan permukaan untuk kemungkinan misi di masa depan, baik oleh manusia atau robot.Selama sepuluh tahun terakhir, tim telah berhasil menangkap gambar longsoran salju saat terjadi, dan menemukan aliran gelap yang mungkin sejenis cairan.Mereka juga menemukan badai debu berputar-putar di permukaan Mars, serta fitur yang menurut sebagian orang sangat mirip dengan logo Starfleet Star Trek.Sumber: AFP; Al Arabiya EnglishLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Robot disinfeksi sterilkan Masjidil Haram 2.000 meter persegi per jam
Indonesia
•
28 Oct 2021

Fosil embrio kura-kura berusia 100 juta tahun ditemukan di China bagian tengah
Indonesia
•
22 Aug 2021

Klaster ladang minyak lepas pantai berdesain ramah lingkungan milik China mulai dioperasikan
Indonesia
•
03 Jul 2024

Kota permukiman era Romawi ditemukan di Mesir selatan
Indonesia
•
25 Jan 2023


Berita Terbaru

Protein yang selama ini lawan kanker ternyata bisa bantu sel kanker bertahan
Indonesia
•
15 Aug 2026

Telaah – Tiga gempa dahsyat guncang Amerika Selatan, benarkah kawasan ini makin aktif?
Indonesia
•
15 Aug 2026

Gigitan nyamuk bisa jadi ‘booster’ alami untuk cegah malaria, studi ungkap harapan baru
Indonesia
•
15 Aug 2026

Feature – ‘Smartwatch’ dan gaya hidup berbasis data, mengapa makin diminati di Indonesia?
Indonesia
•
15 Aug 2026
