
Madagaskar tetapkan status darurat energi selama 15 hari

Bendera nasional Madagaskar. (Indonesia Window)
Status darurat energi di Madagaskar ditetapkan selama jangka waktu 15 hari guna mengatasi krisis pasokan energi skala besar yang saat ini melanda negara tersebut.
Antananarivo, Madagaskar (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Madagaskar pada Selasa (7/4) menetapkan status darurat energi di seluruh negeri untuk jangka waktu 15 hari guna mengatasi krisis pasokan energi skala besar yang saat ini melanda negara tersebut.
Menurut komunike kepresidenan, situasi ini dikaitkan secara khusus dengan dampak dari konflik di Timur Tengah, yang mengganggu pasokan energi dan layanan publik di Madagaskar.
Pemerintah menyatakan bahwa status darurat ini akan memungkinkan implementasi langkah-langkah yang cepat dan terarah guna memulihkan pasokan energi, memastikan keberlangsungan layanan esensial, serta menjaga kelancaran fungsi ekonomi nasional.
Krisis energi yang sedang berlangsung juga berdampak pada ketertiban umum, keamanan, dan stabilitas institusional, imbuh komunike tersebut.
Pemerintah menegaskan kembali komitmennya untuk mengerahkan semua sumber daya yang diperlukan guna mengatasi krisis ini dan meminimalkan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Menurut media lokal, sejak pertengahan Maret, stasiun pengisian bahan bakar umum di Madagaskar mengalami keterbatasan kapasitas penyimpanan atau kelangkaan stok sementara. Pasokan minyak bumi olahan di negara tersebut sangat bergantung pada impor, terutama dari Oman.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini: BRICS cerminkan permintaan platform alternatif untuk bahas isu global
Indonesia
•
30 Oct 2024

Apple rilis hasil keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2023
Indonesia
•
05 May 2023

Musim salju hadirkan peluang emas bagi penduduk desa di Jilin, China
Indonesia
•
12 Dec 2022

Airbus dirikan pusat layanan siklus hidup pesawat di China barat daya
Indonesia
•
28 Apr 2023


Berita Terbaru

Indonesia siap sambut era taksi udara, Whitesky pesan 60 unit eVTOL buatan China
Indonesia
•
25 Jul 2026

Intel raup pendapatan 288 triliun rupiah dalam tiga bulan, permintaan AI terus melonjak
Indonesia
•
24 Jul 2026

LiuGong resmi bangun pabrik alat berat di Karawang, penuhi kebutuhan nasional 9.000 unit per tahun
Indonesia
•
23 Jul 2026

Tarif AS hantam industri Jerman, hampir 40 persen tunda investasi
Indonesia
•
23 Jul 2026
