Indonesia targetkan 1,5 juta kunjungan turis China tahun ini

Foto yang diabadikan pada 4 Februari 2024 ini menunjukkan Old Shanghai Sedayu City yang dihiasi beragam dekorasi Tahun Naga di Jakarta. Menjelang Tahun Baru Imlek, atau Festival Musim Semi, suasana perayaan berangsur-angsur meramaikan kawasan Pecinan dan banyak area bisnis di Jakarta. (Xinhua/Xu Qin)
Kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 788.000 pada 2023, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun 2022, dan masuk ke dalam lima negara asal turis mancanegara yang paling banyak datang ke Indonesia.
Jakarta (Xinhua) – Pemerintah Republik Indonesia menargetkan sebanyak 1,5 juta kunjungan wisatawan China ke Indonesia tahun ini, dua kali lipat dari realisasi tahun lalu yang sebanyak 788.000 kunjungan, tunjuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS)."Penerbangan internasional ke Indonesia merupakan kunci untuk meningkatkan jumlah turis internasional yang berkunjung ke Indonesia, khususnya sejumlah maskapai China Daratan dan Daerah Administratif Khusus Makau telah mengaktifkan kembali beberapa rute langsung ke Indonesia sepanjang 2023-2024," seperti disampaikan Kepala Pemasaran Pariwisata Asia Timur Biro Pemasaran Regional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Adila Chaerman, dalam seminar yang diadakan perusahaan jasa perjalanan asal China, Tongcheng, di Jakarta, pada Rabu (13/3).Sejumlah maskapai yang membuka kembali rute penerbangan langsung sejak tahun lalu antara lain China Eastern Airlines, China Southern Airline, Xiamen Airlines, Air Macau, dan Juneyao Airlines.Dengan demikian, ada total 12 maskapai yang menyediakan penerbangan langsung dari dan menuju China dengan jumlah kapasitas kursi melampaui 1 juta pada tahun ini. Penerbangan tersebut menghubungkan 14 kota di China dengan beberapa kota di Indonesia termasuk Jakarta, Bali dan Manado.Strategi lainnya untuk menarik lebih banyak turis China adalah dengan berpartisipasi dalam beberapa pameran seperti Macau International Travel Expo, menyelenggarakan program misi pemasaran di China, mengadakan perjalanan familiarisasi atau familiarization trip untuk pasar China, dan kerja sama promosi dengan operator atau agen perjalanan wisata.Pemerintah akan mempromosikan lebih banyak segmen wisata populer seperti paket liburan keluarga dan bulan madu. Selain itu, paket liburan mewah juga jadi prioritas promosi terutama ke lima destinasi prioritas pemerintah seperti Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Mandalika, dan Likupang."Kami berharap tahun ini kita dapat menarik lebih banyak pasar China ke Indonesia, khususnya ke lima destinasi super prioritas," ujar Adila.Jumlah kunjungan turis China ke Indonesia berangsur pulih setelah terdampak pandemik. Pada 2023, total kunjungan wisatawan China ke Indonesia mencapai 788.000, meningkat lebih dari empat kali lipat dibandingkan tahun 2022, dan masuk ke dalam lima negara asal turis mancanegara yang paling banyak datang ke Indonesia.Mayoritas kunjungan tersebut menuju ke Jakarta dan Bali, yang menyumbang tiga perempat dari total tersebut. Rata-rata durasi berwisata turis China juga termasuk salah satu yang terlama dibandingkan negara lainnya.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – 2.948 WNI di luar negeri positif terinfeksi
Indonesia
•
26 Jan 2021

Perdagangan bursa karbon Indonesia berpotensi tembus 3.000 triliun rupiah
Indonesia
•
03 Oct 2023

Presiden Prabowo, PM Pakistan bahas peningkatan kerja sama ekonomi, perdagangan
Indonesia
•
19 Dec 2024

Kapasitas pembangkit di Indonesia 71 gigawatt hingga Juni 2020
Indonesia
•
23 Sep 2020
Berita Terbaru

Senapan angin dinilai jadi biang kerok hilangnya satwa endemik Indonesia
Indonesia
•
02 Feb 2026

Fokus Berita – Lembaga konservasi minta dilibatkan dalam pembuatan peraturan oleh pemerintah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature - Napas budaya Mahasiswa Indonesia di Singapura
Indonesia
•
27 Jan 2026

Kajian ilmiah – Dr. Syafiq Riza Basalamah bedah urgensi akhlak dan kekuatan doa di CONNECT 2026
Indonesia
•
26 Jan 2026
