
Perdagangan bursa karbon Indonesia berpotensi tembus 3.000 triliun rupiah

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam seremoni peluncuran bursa karbon Indonesia dengan nama IDXCarbon di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta pada 26 September 2023. (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Perdagangan bursa karbon Indonesia (IDXCarbon) yang dikelola PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi langkah konkret Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi 32 persen pada tahun 2030 dengan langkah sendiri atau 43 persen dengan bantuan internasional.
Jakarta (Xinhua) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan bursa karbon pertama di Indonesia dengan nama IDXCarbon yang dikelola PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (26/9) pagi. Nilai transaksi dari bursa karbon di Indonesia berpotensi mencapai 3.000 triliun rupiah.Peresmian bursa karbon dilakukan oleh Presiden Joko Widodo yang hadir didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta sejumlah menteri dan pejabat pemerintah Provinsi DKI Jakarta.Jokowi mengatakan potensi nilai transaksi bursa karbon Indonesia mencapai Rp3.000 triliun, bahkan lebih. Dana yang diperoleh ini akan diinvestasikan kembali untuk program-program pengurangan emisi karbon."Tentu ini juga akan menjadi kesempatan ekonomi baru yang berkelanjutan dan ramah lingkungan sejalan dengan arah dunia yang sedang menuju ekonomi hijau," ujarnya saat meluncurkan bursa karbon pagi ini di kantor BEI di Jakarta.Peluncuran bursa karbon menjadi langkah konkret Indonesia untuk mencapai target penurunan emisi 32 persen pada tahun 2030 dengan langkah sendiri atau 43 persen dengan bantuan internasional. Hal ini mempertimbangkan ancaman perubahan iklim yang luar biasa dan presiden memperingatkan agar tidak main-main dengan ancaman ini.Indonesia bukan negara pertama yang meluncurkan bursa karbon, namun Jokowi optimistis Indonesia bisa menjadi poros utama bursa karbon dunia. Hal ini juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan bursa karbon di awal peluncurannya akan berfokus pada perdagangan domestik sebelum nantinya dikembangkan untuk perdagangan luar negeri, serta Indonesia diharapkan bisa menjadi hub regional.
Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri, pejabat tinggi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan sesi foto bersama usai peresmian bursa karbon Indonesia di Gedung BEI di Jakarta pada 26 September 2023 (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS dukung ASEAN dalam penyelesaian isu kawasan
Indonesia
•
03 Aug 2021

89 tahun Saudi kuatkan hubungan dengan Indonesia
Indonesia
•
24 Sep 2019

IMF apresiasi pertemuan menkeu dan gubernur bank sentral G20 di Bali
Indonesia
•
18 Jul 2022

Indonesia pertimbangkan ekspor beras jika cadangan dalam negeri mencukupi
Indonesia
•
24 Apr 2025


Berita Terbaru

‘Sharp Knife 2026’ libatkan sistem nirawak dalam latihan militer gabungan kontraterorisme China–Indonesia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kemnaker ajak serikat pekerja kawal implementasi UU Pelindungan Ketenagakerjaan
Indonesia
•
26 Oct 2026

Menaker paparkan penguatan regulasi pelindungan pekerja di Forum Asia Pasifik
Indonesia
•
26 Oct 2026

Kemnaker buka pelatihan vokasi bagi 50 ribu pekerja terdampak PHK
Indonesia
•
22 Oct 2026
