
Korsel dan AS mulai latihan militer gabungan, ketegangan regional meningkat

Orang-orang berkumpul dalam unjuk rasa untuk memprotes latihan militer gabungan Korea Selatan dengan Amerika Serikat di depan kantor kepresidenan di pusat kota Seoul, Korea Selatan, pada 19 Agustus 2024. (Xinhua/Yao Qilin)
Latihan militer gabungan tahunan Korsel dan AS pada musim semi yang dinamai Freedom Shield (FS) itu akan berlangsung selama 11 hari, hingga 19 Maret 2026.
Seoul, Korea Selatan (Xinhua/Indonesia Window) – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) pada Senin (9/3) memulai latihan militer gabungan, sehingga makin meningkatkan ketegangan regional di tengah kekhawatiran dari negara-negara tetangga.
Latihan militer tahunan pada musim semi yang dinamai Freedom Shield (FS) itu akan berlangsung selama 11 hari hingga 19 Maret mendatang, menurut Kepala Staf Gabungan Korsel.
Selama aktivitas tersebut, sebanyak 22 latihan lapangan yang melibatkan manuver tentara langsung akan dilaksanakan.
Jumlah latihan lapangan tersebut dipangkas menjadi kurang dari setengah dibandingkan latihan FS pada Maret tahun lalu, yang mencerminkan sikap pemerintah untuk menyebarkan manuver semacam itu sepanjang tahun.
Seoul dan Washington menegaskan bahwa latihan gabungan itu bersifat defensif, tetapi Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) mengecamnya sebagai latihan persiapan invasi ke utara.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Lebih dari 100 eks pejabat dan anggota parlemen dari Partai Republik dukung Kamala Harris jadi presiden AS
Indonesia
•
20 Sep 2024

OPEC+ setuju tingkatkan produksi minyak lebih dari yang diharapkan
Indonesia
•
02 Jun 2022

Penjualan senjata AS ke luar negeri naik signifikan pada tahun fiskal 2022
Indonesia
•
28 Jan 2023

Fokus Berita – Berbagai langkah Trump picu gelombang unjuk rasa di seluruh AS
Indonesia
•
08 Feb 2025


Berita Terbaru

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026

Bentrokan Iran-AS pecah di Teluk Persia, Selat Hormuz tutup total
Indonesia
•
11 Jun 2026

Kapal diserang di dekat Oman, tiga warga India belum ditemukan
Indonesia
•
11 Jun 2026

Iran klaim hancurkan 18 target AS, Bahrain dan Kuwait langsung siaga
Indonesia
•
11 Jun 2026
