Kremlin: Terlalu dini untuk gelar pertemuan pemimpin Rusia dan Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan kepala sejumlah kantor berita internasional utama di St. Petersburg, Rusia, pada 18 Juni 2025. (Xinhua/Cao Yang)
Kiev bertindak dengan urutan yang salah saat menyarankan agar pertemuan antara pemimpin Rusia dan Ukraina digelar sebelum kesepakatan baru tercapai.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Kiev bertindak dengan urutan yang salah saat menyarankan agar pertemuan antara pemimpin Rusia dan Ukraina digelar sebelum kesepakatan baru tercapai, demikian disampaikan oleh juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Kamis (24/7)."Mereka sepertinya bertindak dengan urutan yang salah. Seluruh pekerjaan harus diselesaikan terlebih dahulu, baru setelah itu para pemimpin dapat diberi kesempatan untuk meresmikan hasil yang dicapai," ujar Peskov.Kompleksitas proses penyelesaian Ukraina membuat "terobosan langsung" mustahil dicapai, tuturnya.Putaran ketiga perundingan langsung Rusia-Ukraina diselenggarakan pada Rabu (23/7) di Istanbul. Sebelum rapat pleno, para ketua delegasi, yakni Ajudan Presiden Rusia Vladimir Medinsky dan Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina Rustem Umerov, mengadakan pembicaraan empat mata.Medinsky mengatakan bahwa keputusan mengenai putaran keempat perundingan akan diambil setelah perjanjian baru diimplementasikan.Umerov mengusulkan agar presiden dari kedua negara bertemu dengan didampingi Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan guna membahas upaya untuk mengakhiri konflik pada akhir Agustus.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Palestina akhiri koordinasi keamanan dengan Israel pascaserangan mematikan di Tepi Barat
Indonesia
•
27 Jan 2023

Konferensi Keamanan Munich ditutup di tengah ketegangan hubungan Transatlantik
Indonesia
•
18 Feb 2025

Haji1443 – Pendaftaran jamaah haji domestik Saudi dimulai 3 Juni
Indonesia
•
03 Jun 2022

Trump, Netanyahu Bahas Para Sandera Gaza dan Tarif di Gedung Putih
Indonesia
•
08 Apr 2025
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Penyelidikan pidana federal AS terhadap Ketua The Fed Jerome Powell terus bergulir
Indonesia
•
30 Jan 2026

Makin panas dengan AS, militer Iran integrasikan 1.000 ‘drone’ tempur
Indonesia
•
30 Jan 2026

PM Selandia Baru sebut negaranya tidak akan bergabung dengan Dewan Perdamaian usulan Trump
Indonesia
•
30 Jan 2026
