
Bukti baru kekejaman perang biologi Jepang dipublikasikan di China

Kejahatan perang biologi oleh Unit 731 Jepang yang terkenal kejam terungkap dalam sebuah bukti baru berupa ‘Original Book of the Harbin First Army Hospital of the Japanese Army’ (Buku Asli Rumah Sakit Angkatan Darat Pertama Harbin milik Angkatan Darat Jepang), yang merupakan catatan rinci tentang pendirian, pengoperasian, penurunan, dan demobilisasi rumah sakit tersebut dari Juli 1941 hingga Oktober 1945. (Xinhua)
Kejahatan perang biologi oleh Unit 731 Jepang yang terkenal kejam terungkap dalam sebuah bukti baru berupa ‘Original Book of the Harbin First Army Hospital of the Japanese Army’ (Buku Asli Rumah Sakit Angkatan Darat Pertama Harbin milik Angkatan Darat Jepang), yang merupakan catatan rinci tentang pendirian, pengoperasian, penurunan, dan demobilisasi rumah sakit tersebut dari Juli 1941 hingga Oktober 1945.
Harbin, China (Xinhua) – Sebuah bukti baru tentang eksperimen terhadap manusia dan kejahatan perang biologi oleh Unit 731 Jepang yang terkenal kejam dibeberkan untuk pertama kalinya dalam sebuah simposium yang digelar pada Sabtu (5/8) di Kota Mudanjiang, Provinsi Heilongjiang, China timur laut.Bukti baru ini, yang disebut ‘Original Book of the Harbin First Army Hospital of the Japanese Army’ (Buku Asli Rumah Sakit Angkatan Darat Pertama Harbin milik Angkatan Darat Jepang), merupakan catatan rinci tentang pendirian, pengoperasian, penurunan, dan demobilisasi rumah sakit tersebut dari Juli 1941 hingga Oktober 1945."Dokumen ini membantu kami memahami hubungan antara rumah sakit tersebut dengan Unit 731. Melalui studi dan penelitian terhadap arsip-arsip baru tersebut, kami menemukan bahwa pendirian dan perluasan Unit 731 tidak hanya mendapatkan dukungan dan kerja sama yang kuat dari pemerintah Jepang, angkatan darat Jepang, dan komunitas medis Jepang, tetapi juga didukung oleh rumah sakit angkatan darat itu," jelas seorang peneliti dalam topik tersebut, Jin Shicheng.Unit 731 merupakan pusat penelitian perang biologi dan kimia rahasia yang didirikan di Harbin sebagai pusat pengatur perang biologi Jepang di China dan Asia Tenggara selama Perang Dunia II.Antara 1939 hingga 1945 di pusat Unit 731 yang terletak di Harbin itu saja, sedikitnya 3.000 orang tewas, dengan sebagian besar di antaranya tewas dalam eksperimen pengembangan senjata biologis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kisah – Aktif donasikan darah, sukarelawan Australia jalin ‘ikatan darah’ dengan China
Indonesia
•
06 Feb 2023

Perawat Taiwan cari bocah Indonesia
Indonesia
•
29 Mar 2021

Feature – Kafe-kafe unik suguhkan pengalaman minum kopi yang berkesan di Yunnan China
Indonesia
•
31 Mar 2024

Australia namai 100 lebih spesies baru dalam setahun, dukung keanekaragaman hayati
Indonesia
•
10 Aug 2022


Berita Terbaru

Feature – Mengintip keseruan ajang Muse Super Anime Pop Up 2026 bagi pencinta anime di Jakarta
Indonesia
•
11 Apr 2026

Feature – Universitas di Iran tetap jalankan misi pendidikan di tengah pengeboman
Indonesia
•
08 Apr 2026

Feature – Si miskin Zhang Xue ciptakan sepeda motor balap yang menangkan kejuaraan dunia
Indonesia
•
08 Apr 2026

Feature – Mau anak lebih cerdas, ajari bahasa ibu sejak dini
Indonesia
•
06 Apr 2026
