Sisa-sisa rumah berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Mongolia Dalam, China

Foto dari udara yang diabadikan pada Agustus 2023 ini menunjukkan pemandangan situs kota batu kuno yang saat ini dikenal sebagai wilayah Qingshuihe di Hohhot, ibu kota Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua)
Kebudayaan Longshan, sebuah peradaban yang ditemukan di bagian tengah dan hilir Sungai Kuning antara 2.800 hingga 1.800 SM, dinamai dari sebuah kota kecil di Provinsi Shandong, China timur, tempat jejak-jejak kebudayaan ini pertama kali ditemukan.
Hohhot, Mongolia Dalam (Xinhua) – Sisa-sisa klaster perumahan yang berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan melalui penggalian di Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara.Klaster itu ditemukan di situs kota batu kuno yang saat ini dikenal sebagai wilayah Qingshuihe. Peninggalan itu mencakup sebuah rumah di bagian tengah dengan lima ruangan berjejer, yang diyakini merupakan bangunan-bangunan tingkat tinggi dari Kebudayaan Longshan, sebuah peradaban yang ditemukan di bagian tengah dan hilir Sungai Kuning antara 2.800 hingga 1.800 SM.Menurut Sun Jinsong, kepala institut penelitian peninggalan budaya dan arkeologi regional yang memimpin tim arkeologi tersebut, dinding rumah-rumah itu terbuat dari tanah yang dipadatkan (rammed earth), sedangkan lantai dan temboknya dilapisi dengan plester putih.
Foto yang diabadikan pada September 2023 ini menunjukkan sebuah peninggalan budaya yang digali dari wilayah Qingshuihe di Hohhot, ibu kota Daerah Otonom Mongolia Dalam, China utara. (Xinhua)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Singapura minta platform media sosial respons lebih cepat konten berbahaya
Indonesia
•
06 Mar 2025

Cedera, infeksi, dan kelaparan jadi penyebab utama kematian penguin khas Selandia Baru
Indonesia
•
04 May 2025

Ilmuwan temukan cara baru gunakan sel untuk cegah kanker
Indonesia
•
17 Mar 2025

Kru Shenzhou-17 China akan lakukan ‘spacewalk’ pertama
Indonesia
•
22 Dec 2023
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026
