
Kru Shenzhou-17 China akan lakukan ‘spacewalk’ pertama

Gambar hasil simulasi yang diabadikan di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) pada 26 Oktober 2023 ini menunjukkan pesawat luar angkasa berawak Shenzhou-17 dan kombinasi stasiun luar angkasa China. (Xinhua/Jin Liwang)
Astronaut Shenzhou-17 telah melakukan pelatihan pengoperasian lengan robotik, latihan penyelamatan darurat, latihan penyelamatan medis, dan latihan keadaan darurat tekanan sistem penuh (full-system pressure emergencies), serta eksperimen ilmu pengetahuan antariksa.
Beijing, China (Xinhua) – Para kru Shenzhou-17, yang saat ini berada di stasiun luar angkasa China, akan melakukan aktivitas di luar wahana antariksa (extravehicular activity/EVA), atau yang juga dikenal sebagai spacewalk, pertama mereka dalam beberapa hari ke depan, demikian diumumkan Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) pada Rabu (20/12).Para astronaut telah berada di kompleks orbit tersebut selama 54 hari, menjalani hampir sepertiga dari total durasi misi luar angkasa mereka yang direncanakan berlangsung selama enam bulan.Sejauh ini, mereka telah menuntaskan rotasi kru dengan para astronaut Shenzhou-16, pemeliharaan platform stasiun luar angkasa, dukungan kehidupan dan kesehatan, inspeksi dan pengujian pakaian EVA, inspeksi peralatan pesawat kargo antariksa Tianzhou-6, serta persiapan untuk misi spacewalk mendatang, papar CMSA.
Foto tangkapan layar di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center) yang diabadikan pada 26 Oktober 2023 ini menunjukkan para astronaut misi Shenzhou-16 menyambut awak Shenzhou-17 di stasiun luar angkasa China. (Xinhua/Jin Liwang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China capai terobosan besar dalam teknologi sel surya perovskit
Indonesia
•
11 Mar 2025

Peneliti China kembangkan teknologi penambangan tanah jarang ramah lingkungan dan efisien
Indonesia
•
09 Nov 2022

Kementerian ESDM uji ketahanan 1.000 jam untuk biodiesel 40 persen
Indonesia
•
27 Aug 2020

Studi: Kebocoran nuklir Fukushima pengaruhi seluruh Samudra Pasifik selama 10 tahun
Indonesia
•
02 Dec 2021


Berita Terbaru

Peneliti di Australia kembangkan alat digital untuk deteksi efek samping serius imunoterapi kanker
Indonesia
•
18 Jun 2026

Bukan pemanis buatan! Gula langka rendah kalori ini berasal dari tebu dan bakteri
Indonesia
•
18 Jun 2026

Studi temukan tekanan di Sesar San Andreas capai level tertinggi dalam 1.000 tahun
Indonesia
•
17 Jun 2026

El Nino sangat kuat kini terjadi di Samudra Pasifik tropis, risiko cuaca kering meningkat
Indonesia
•
17 Jun 2026
