
Feature – Wisatawan Eropa nikmati tur di Beijing di bawah kebijakan bebas visa yang baru

Maximilian, seorang pemuda berusia 21 tahun asal Jerman yang merupakan bagian dari rombongan tur, mengunjungi Taman Tiantan (Kuil Surga) di Beijing, ibu kota China, pada 20 Maret 2024. (Xinhua/Yang Shujun)
Kebijakan bebas visa China meningkatkan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke negara Asia Timur tersebut, dengan China Daratan mencatatkan 3,23 juta kedatangan wisatawan inbound selama masa liburan Festival Musim Semi yang berlangsung selama delapan hari tahun ini.
Beijing, China (Xinhua) – Rombongan yang terdiri dari 350 wisatawan Eropa mengunjungi Beijing setelah tiba di Shanghai dengan sebuah kapal pesiar Jerman.Maximilian, seorang pemuda berusia 21 tahun dari Jerman yang merupakan bagian dari rombongan tur itu, menggambarkan perjalanan ini sebagai petualangan "fantastis" dan menyatakan keinginan untuk menjelajahi lebih banyak kota di China di masa mendatang."Rasanya seperti berada dalam mimpi," katanya, seraya menambahkan bahwa ketika masih kecil, dia berharap suatu hari nanti bisa melihat Tembok Besar China secara langsung. "Saya akhirnya tiba di Tembok Besar, di mana setiap batu batanya mengukir sejarah, dan di masa depan, saya akan mengingat perjalanan ini.""Senang sekali dapat melihat bangunan dan kuil yang sangat menarik di sini. Semuanya luar biasa," ujar Jutta, wisatawan asal Jerman lainnya."Kami dengan cermat mempersiapkan serangkaian paket tur setengah hari, sehari penuh, dan malam hari yang dipenuhi dengan esensi budaya China," kata Hu Jiying, wakil manajer umum CYTS International Travel Co., Ltd., yang bertanggung jawab atas penyambutan wisatawan-wisatawan ini.Kapal pesiar yang membawa lebih dari 1.000 wisatawan berbahasa Jerman itu tiba di Shanghai pada Selasa (19/3) lalu. Pada Selasa malam waktu setempat, beberapa wisatawan tiba di Beijing dengan kereta cepat dan kembali ke Shanghai keesokan harinya setelah melakukan tur di Beijing.Mulai 14 Maret, China mengadopsi kebijakan bebas visa untuk Swiss, Irlandia, Hongaria, Austria, Belgia, dan Luksemburg sebagai uji coba.
Seorang wisatawan Eropa terlihat memotret saat mengunjungi Taman Tiantan (Kuil Surga) di Beijing, ibu kota China, pada 20 Maret 2024. (Xinhua/Yang Shujun)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei Celios ungkap mayoritas warga Indonesia anggap hubungan Indonesia-China positif
Indonesia
•
20 Dec 2025

Bisnis Starbucks di Timur Tengah merugi karena permintaah melemah
Indonesia
•
02 Feb 2024

Menlu China dan Malaysia janji majukan kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra
Indonesia
•
18 Jan 2023

Hampir seratus pengusaha ikut Bogor UMKM Fest 2024, promosikan potensi lokal
Indonesia
•
10 Aug 2024


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
