
Jumlah kasus Ebola di RD Kongo tembus 7.000, korban tewas hampir 3.400 orang

Sejumlah tenaga medis melakukan disinfeksi sebelum menguburkan seorang korban tewas akibat Ebola di Bunia, Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, pada 9 Juli 2026. (Xinhua)
Kinshasa, RD Kongo (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah kasus terkonfirmasi Ebola di Republik Demokratik (RD) Kongo telah menembus 7.000, dengan hampir 3.400 kematian dilaporkan, menurut laporan situasi terbaru pemerintah yang dirilis pada Jumat (11/9).
Hingga 10 September, otoritas kesehatan telah mencatat 7.022 kasus terkonfirmasi dan 3.398 kematian, sehingga tingkat kematian kasus mencapai 48,4 persen. Sementara itu, sebanyak 1.671 pasien telah dinyatakan pulih.
Wabah tersebut kini telah berdampak pada 62 zona kesehatan di tujuh provinsi. Sud-Ubangi menjadi provinsi paling baru yang terdampak setelah satu kasus terkonfirmasi di wilayah itu, ungkap otoritas setempat pada Kamis (10/9). Pasien tersebut, seorang pria berusia 23 tahun dengan riwayat perjalanan dari Provinsi Kivu Selatan, dilaporkan telah meninggal dunia.
Sud-Ubangi tidak berbatasan dengan satu pun dari enam provinsi yang sebelumnya telah melaporkan kasus terkonfirmasi Ebola, yaitu Ituri, Kivu Utara, Kivu Selatan, Haut-Uele, Tshopo, dan Bas-Uele.
Wabah saat ini, yang dinyatakan pada Mei lalu, menjadi epidemi Ebola terbesar dan paling mematikan dalam sejarah RD Kongo sekaligus wabah terbesar kedua di dunia, setelah epidemi 2014-2016 di Afrika Barat.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dalam semalam, sedikitnya 30 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di Gaza
Indonesia
•
04 Mar 2024

Sidang pidana penipuan pajak Trump Organization dimulai di New York
Indonesia
•
01 Nov 2022

Penduduk Saudi berusia 70 tahun dapat menunaikan umroh
Indonesia
•
18 Mar 2021

Macron sebut Prancis akan pasok pesawat tempur Mirage ke Ukraina
Indonesia
•
09 Jun 2024


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
