
Jepang pertimbangkan lepas pasokan minyak tambahan setara 20 hari

Orang-orang menikmati pemandangan dedaunan merah di Kuil Shisen-do di Kyoto, Jepang, pada 16 November 2021. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Jepang sedang mempertimbangkan untuk melepas tambahan pasokan minyak setara kebutuhan konsumsi domestik selama 20 hari dari cadangannya pada Mei, seiring ketidakpastian yang masih berlanjut terkait keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz.
Tokyo, Jepang (Xinhua/Indonesia Window) – Jepang sedang mempertimbangkan untuk melepas tambahan pasokan minyak setara kebutuhan konsumsi domestik selama 20 hari dari cadangannya pada Mei, seiring ketidakpastian yang masih berlanjut terkait keamanan pelayaran melalui Selat Hormuz. Demikian dilansir media setempat pada Kamis (9/4).
Pemerintah Jepang memulai pelepasan cadangan minyak terbesarnya pada pertengahan Maret guna memastikan pasokan tetap stabil setelah pecahnya konflik di Timur Tengah pada akhir Februari yang membuat jalur utama pengiriman minyak tersebut sebagian besar ditutup.
Jumlah minyak yang dilepas setara dengan sekitar 50 hari kebutuhan domestik, yang berasal dari cadangan milik negara, sektor swasta, serta negara-negara penghasil minyak di kawasan Teluk.
Meskipun Amerika Serikat (AS) dan Iran mencapai gencatan senjata selama dua pekan menjelang tenggat waktu yang ditetapkan sendiri oleh Presiden AS Donald Trump, masih belum pasti apakah pelayaran melalui Selat Hormuz dapat kembali berjalan lancar atau kembali ke kondisi operasional sebelum perang.
Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian Jepang sedang mempertimbangkan pelepasan tambahan di tengah kekhawatiran bahwa penutupan efektif selat tersebut dapat berlangsung lebih lama, lapor Kyodo News dengan mengutip sumber yang mengetahui hal itu.
Jepang yang minim sumber daya bergantung pada Timur Tengah untuk lebih dari 90 persen impor minyak mentahnya. Gangguan pengiriman tersebut telah mendorong kenaikan tajam biaya energi dan biaya lainnya di negara itu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PLTN Akkuyu beroperasi parsial pada 2025, penuhi ambisi nuklir Turkiye
Indonesia
•
12 Jan 2025

Fokus Berita – Tarif proteksionis UE terhadap EV China hadapi reaksi keras dari industri dan pejabat
Indonesia
•
30 Oct 2024

Indonesia siap sambut era taksi udara, Whitesky pesan 60 unit eVTOL buatan China
Indonesia
•
25 Jul 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
