Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km

Lepas mengumumkan harga resmi mobil pertamanya di Indonesia, L8 sebesar Rp589 juta dalam seremoni di Jakarta, pada Minggu (26/7). (Sumber foto: Lepas)

Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Lepas, submerek dari Chery, memulai pemasaran resmi mobil pertamanya di Indonesia, Lepas L8, yang ditawarkan dengan harga on the road (OTR) Jakarta sebesar 589 juta rupiah per unit. Mobil ini diklaim menawarkan pengalaman berkendara yang premium namun tetap mengedepankan efisiensi konsumsi energi.

"Di Lepas, kami percaya kendaraan premium bukan hanya tentang teknologi yang dimiliki, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, lebih intuitif, dan lebih menyenangkan," kata Vice Country Director Lepas Indonesia, Temmy Wiradjaja, dalam keterangannya pada Senin (27/7).

SUV Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) ini mampu berkendara lebih dari 100 km dalam mode listrik penuh dan lebih dari 1.300 km dalam kombinasi tenaga listrik dan mesin bensin, sehingga menawarkan fleksibilitas untuk mobilitas sehari-hari maupun perjalanan jarak jauh.

Mobil ini juga diklaim menghadirkan sejumlah fitur premium yang lazimnya ditemukan pada kendaraan di segmen yang lebih tinggi, diantaranya fitur kursi pijat, pencahayaan ambient dengan 256 warna, sistem pemantauan kualitas udara, sistem pengharum ruangan, hingga 47 ruang penyimpanan.

Lepas L8 juga dilengkapi dengan fitur Vehicle-to-Load (V2L) hingga 2,2 kW, kemampuan pengisian daya AC hingga 6,6 kW, serta kemampuan melintasi genangan air hingga 600 mm.

Dari sisi keselamatan, LEPAS L8 dilengkapi dengan Automatic Parking Assist (APA), Remote Parking Assist (RPA), 540 derajat Panoramic Camera, serta 16 Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).

Selain itu, sejumlah program purnajual pun ditawarkan Lepas, mulai dari garansi kendaraan selama enam tahun, garansi baterai, motor listrik, dan controller selama delapan tahun, garansi mesin untuk pemilik pertama hingga 10 tahun, gratis biaya layanan servis selama empat tahun, layanan jemput dan antar (pick-up and delivery) di area tertentu selama dua tahun, hingga layanan roadside assistance selama tiga tahun.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait