China rampungkan pembangunan struktur jaket laut dalam yang pecahkan rekor

Foto yang diabadikan pada 12 Maret 2024 ini menunjukkan lokasi pembangunan struktur jaket laut dalam (deepwater jacket) Haiji-2 di Provinsi Guangdong, China selatan. (Sumber: China National Offshore Oil Corporation)
Jaket Haiji-2 sepanjang 338,5 meter akan beroperasi pada kedalaman rata-rata 324 meter dan memiliki bobot 37.000 ton, memecahkan rekor Asia untuk tinggi, berat, kedalaman operasional, dan kecepatan konstruksi struktur tersebut.
Shenzhen, China (Xinhua) – China telah merampungkan pembangunan struktur jaket laut dalam (deepwater jacket) yang memecahkan rekor di Provinsi Guangdong, China selatan, demikian menurut China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) pada Selasa (12/3).Jaket Haiji-2 sepanjang 338,5 meter itu akan beroperasi pada kedalaman rata-rata 324 meter dan memiliki bobot 37.000 ton, memecahkan rekor Asia untuk tinggi, berat, kedalaman operasional, dan kecepatan konstruksi struktur tersebut, kata perusahaan itu.Jaket merupakan konstruksi yang ditempelkan di dasar laut, berfungsi sebagai fondasi untuk fasilitas produksi minyak dan gas lepas pantai.Haiji-2 menggunakan sebuah pelat baja berkekuatan sangat tinggi hingga 420 megapascal yang baru dikembangkan dan dianggap sebagai desain ringan dan inovatif serta hemat biaya untuk platform laut skala besar, ungkap Fu Dianfu dari institut penelitian CNOOC.Jaket itu juga menunjukkan kemampuan China membangun jaket permanen laut dalam yang sangat besar di kedalaman lebih dari 300 meter, ungkap Wang Huoping, seorang insinyur di cabang Shenzhen perusahaan itu.Haiji-2 diperkirakan akan segera dipasang di sebuah ladang minyak di wilayah Cekungan Muara Sungai Mutiara (Pearl River Mouth Basin).Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Spesies bunga Veronicastrum baru ditemukan di China
Indonesia
•
06 Feb 2023

China ubah gua kuno jadi pusat mahadata
Indonesia
•
05 Jun 2023

Instalasi tenaga surya AS pada 2023 diperkirakan akan lampaui 30 GW
Indonesia
•
08 Sep 2023

China luncurkan satelit uji coba ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama
Indonesia
•
29 Sep 2024
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
