
China luncurkan satelit uji coba ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama

Roket Long March-2D yang mengangkut satelit uji coba yang dapat digunakan kembali (reusable) dan dapat dipulangkan (returnable) pertama China, Shijian-19, lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada 27 September 2024. (Xinhua/Wang Jiangbo)
Satelit Shijian-19 merealisasikan sejumlah terobosan teknologi, dan secara signifikan akan meningkatkan level teknis dan efisiensi penerapan satelit-satelit returnable China.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China mengirimkan satelit uji coba yang dapat digunakan kembali (reusable) dan dapat dipulangkan (returnable) pertamanya, Shijian-19, ke luar angkasa pada Jumat (27/9), menggunakan roket Long March-2D untuk peluncurannya.Roket tersebut lepas landas dari Pusat Peluncuran Satelit Jiuquan di China barat laut pada pukul 18.30 Waktu Beijing atau 17.30 WIB.Satelit Shijian-19 merealisasikan sejumlah terobosan teknologi, dan secara signifikan akan meningkatkan level teknis dan efisiensi penerapan satelit-satelit returnable China.Para peneliti juga akan menggunakan satelit reusable untuk melakukan eksperimen luar angkasa serta mempromosikan pengembangan dan penerapan teknologi luar angkasa baru, sehingga dapat berkontribusi bagi bidang-bidang seperti ilmu mikrogravitasi dan ilmu kehidupan luar angkasa (astrobiologi).
Foto yang diabadikan pada 29 Agustus 2022 ini menunjukkan unit eksperimental dari sampel benih Arabidopsis yang sama dengan yang digunakan di modul laboratorium Wentian China, di Center for Excellence in Molecular Plant Sciences yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) di Shanghai, China timur. (Xinhua/Zhang Jiansong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China bangun ‘laboratorium super’ ekstrem, bantu ilmuwan dunia teliti misteri materi
Indonesia
•
27 Feb 2025

Eksperimen 7 hari di luar angkasa bisa membantu jutaan penderita ‘fatty liver’
Indonesia
•
09 Jun 2026

Studi ungkap tumbuhan bisa keluarkan suara saat stres
Indonesia
•
01 Apr 2023

Penelitian: Tomat hasil rekayasa genetik mungkin sumber vitamin D baru
Indonesia
•
25 May 2022


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
