
Israel akan bangun museum Einstein dengan dana belasan juta dolar

Ilustrasi. (Jorge Alejandro Rodríguez Aldana on Unsplash)
Museum Einstein akan dibangun di kampus Givat Ram milik Universitas Ibrani di Yerusalem, dengan pemerintah berkomitmen untuk menyediakan dana sekitar 6 juta dolar AS dan universitas akan mengumpulkan 12 juta dolar lagi.
Jakarta (Indonesia Window) – Pemerintah Israel pada Ahad (23/10) memutuskan untuk mengalokasikan belasan juta dolar untuk pembangunan sebuah museum yang menampung koleksi dokumen Albert Einstein terbesar di dunia, kata Universitas Ibrani.Museum ini akan dibangun di kampus Givat Ram milik universitas di Yerusalem, dengan pemerintah berkomitmen untuk menyediakan dana sekitar 6 juta dolar AS dan universitas akan mengumpulkan 12 juta dolar lagi.Einstein, salah satu pendiri Universitas Ibrani, adalah seorang gubernur non-residen lembaga tersebut.Dipuji sebagai salah satu fisikawan teoretis terbesar sepanjang masa, Einstein meninggal pada tahun 1955 dalam usia 76 tahun.Dia mewariskan arsipnya ke universitas tersebut, dan kurator Roni Grosz mengatakan 85.000 itemnya menjadikan Universitas Ibrani sebagai pemilik koleksi dokumen Einstein terbanyak di dunia.Museum ini akan menampung seluruh arsip Einstein, dan berfungsi sebagai "ruang inovatif untuk pendidikan ilmiah dan teknologi," kata universitas."Dengan teknik pameran mutakhir, demonstrasi ilmiah, dan dokumen asli, Museum akan menyajikan kontribusi Einstein terhadap sains, dampak penemuannya pada kehidupan kita saat ini, aktivitas publiknya, dan keterlibatannya dalam momen-momen bersejarah penting selama hidupnya," kata sebuah pernyataan.Teori relativitas Einstein merevolusi bidang ini dengan memperkenalkan cara-cara baru dalam memandang pergerakan objek dalam ruang dan waktu.Dia juga membuat kontribusi besar untuk teori mekanika kuantum, dan memenangkan hadiah Nobel fisika untuk tahun 1921.Einstein juga menjadi ikon budaya pop karena kejenakaannya yang kering (dry witticisms), yakni bentuk humor di mana seseorang sering mengatakan hal-hal lucu dengan ekspresi serius dan tenang, serta ciri khas rambutnya yang sulit diatur, kumis dan alisnya yang lebat.Makalah asli yang ditulis oleh Einstein terjual jutaan dolar di acara lelang hingga hari ini.Situs jejaring https://history.aip.org/ menyebutkan bahwa pada 1952 Einstein diminta untuk menjadi Presiden kedua Negara Israel, tetapi menolak. Dia mendukung banyak program dan tujuan-tujuan besar, seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan pemerintah dunia, perlucutan senjata nuklir, dan kebebasan sipil.Einstein pernah mengatakan, "The feeling for what ought and ought not to be grows and dies like a tree, and no fertilizer of any kind will do much good. What the individual can do is give a fine example, and have the courage to firmly uphold ethical convictions in a society of cynics. I have for a long time tried to conduct myself this way, with varying success."Artinya, “Perasaan tentang apa yang seharusnya dan tidak seharusnya tumbuh dan mati seperti pohon, dan pupuk apa pun tidak akan banyak membantu. Apa yang dapat dilakukan individu adalah memberikan contoh yang baik, dan memiliki keberanian untuk menjunjung tinggi keyakinan etis dalam masyarakat yang sinis. Sudah lama saya mencoba berperilaku seperti ini, dengan berbagai keberhasilan."*1 dolar AS = 15.572 rupiahSumber: AFPLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media sebut perlakuan Texas di AS terhadap migran dari selatan "tidak manusiawi"
Indonesia
•
22 Jul 2023

Universitas Tadulako Palu terima hibah 4.000 buku dari penerbit China
Indonesia
•
06 Apr 2026

Lebih dari 33 juta orang dan 72 distrik di Pakistan terdampak banjir
Indonesia
•
31 Aug 2022

Topan Yagi landa wilayah utara Vietnam, 127 orang tewas atau hilang
Indonesia
•
11 Sep 2024


Berita Terbaru

Minum kopi khop serentak dengan lebih dari 2.000 peserta cetak rekor MURI di HUT ke-438 Kota Meulaboh
Indonesia
•
13 Oct 2026

Feature – 50 juta eksemplar per tahun pada era kejayaan, komik Hong Kong kini mencari jalan bangkit
Indonesia
•
13 Oct 2026

Fokus Berita – Gempa 7,7 guncang Panama, lebih dari 40 gempa susulan picu kepanikan
Indonesia
•
11 Oct 2026

Feature – Lelah dengan hidup serba cepat? ‘Forest therapy’ bantu tenangkan diri, turunkan tekanan darah
Indonesia
•
11 Oct 2026
