
PBB peringatkan peningkatan korban jiwa akibat potensi eskalasi Gaza

Orang-orang melakukan salat jenazah bagi para korban tewas dalam serangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 16 April 2024. Kementerian Kesehatan di Gaza pada Selasa (16/4) mengumumkan bahwa jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang masih berlangsung di Jalur Gaza bertambah menjadi 33.843 orang. (Xinhua/Khaled Omar)
Serangan Israel ke Kota Rafah di Jalur Gaza selatan dapat berujung "pembantaian" dan memperburuk bencana kemanusiaan di wilayah tersebut.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Serangan Israel ke Kota Rafah di Jalur Gaza selatan dapat berujung "pembantaian" dan memperburuk bencana kemanusiaan di wilayah tersebut, demikian diperingatkan kantor kemanusiaan dan badan kesehatan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (3/5).Kota itu saat ini menjadi basis operasi kemanusiaan di Gaza setelah berbulan-bulan didera pengeboman kejam Israel yang mengakibatkan banyak korban sipil.Sebelumnya pada pekan ini, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan darat di Rafah akan terus berlanjut terlepas kemungkinan kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.Dengan lebih dari 1,2 juta orang memadati Rafah, sistem kesehatan di kota itu tidak dapat menahan potensi kehancuran jika Israel melancarkan serangan ke wilayah itu.Ratusan ribu orang di Gaza akan menghadapi risiko kematian jika terjadi serangan, menurut peringatan Jens Laerke, juru bicara Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), dalam sebuah konferensi pers di Jenewa."Hal itu bisa menjadi pembantaian warga sipil dan pukulan luar biasa terhadap operasi kemanusiaan di seluruh jalur tersebut," tuturnya.
Seorang anak Palestina mengumpulkan barang-barang dari reruntuhan sebuah rumah yang hancur di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 1 Mei 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

CNN: Bocah 6 tahun tembak guru dengan senjata api milik ibunya di Virginia, AS
Indonesia
•
17 Jan 2023

PBB: 1.100 lebih orang terbunuh atau terluka dalam kekerasan geng di Haiti pada Januari 2024
Indonesia
•
10 Feb 2024

Nepal bersiap pindahkan 'base camp' Everest karena gletser mulai meleleh
Indonesia
•
17 Jun 2022

Light of Ramadhan gandeng aplikasi Ngaji.ai, gelar kajian untuk tingkatkan kualitas ibadah selama Ramadhan
Indonesia
•
21 Mar 2025


Berita Terbaru

AI melesat, aturan tertinggal: UNESCO serukan kerja sama global
Indonesia
•
16 Sep 2026

Dari kelenteng hingga kuliner, generasi muda menelusuri jejak budaya Tionghoa di Indonesia
Indonesia
•
14 Sep 2026

Panda raksasa Qing Bao rayakan ulang tahun ke-5 di Kebun Binatang Smithsonian AS
Indonesia
•
14 Sep 2026

Pendakwah Koh Dondy kenalkan ‘krislamologi’ untuk perkuat akidah hingga jadi kurikulum di perguruan tinggi
Indonesia
•
14 Sep 2026
