
Iran umumkan pelayaran di Selat Hormuz tak bisa dilalui usai eskalasi dengan AS

Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua/Wen Xinnian)
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Selat Teluk Persia (Persian Gulf Strait Authority/PGSA) Iran pada Ahad (12/7) mengumumkan bahwa akibat "pergerakan ilegal" pasukan militer Amerika Serikat (AS) baru-baru ini di kawasan tersebut, pelayaran melalui Selat Hormuz saat ini tidak memungkinkan.
Pengumuman tersebut disampaikan melalui unggahan di platform media sosial X, yang menyatakan, "Begitu stabilitas dan ketenangan pulih, seluruh permohonan (untuk melintasi Selat Hormuz) akan ditinjau sesuai jadwal, dan izin yang diperlukan akan dikeluarkan."
PGSA menekankan bahwa satu-satunya cara untuk mendapatkan izin melintasi selat tersebut adalah melalui situs jejaring-nya, PGSA.ir.
Komando Pusat (CENTCOM) AS mengatakan dalam sebuah unggahan di X pada Ahad dini hari waktu setempat bahwa pasukannya telah menyelesaikan serangan putaran ketiga terhadap Iran pekan ini, yang "meminta pertanggungjawaban pasukan Iran atas serangan terhadap kapal komersial lain di Selat Hormuz."
Pada Ahad dini hari, Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa setelah melepaskan tembakan peringatan, pihaknya mencegat dan menghentikan sebuah kapal yang "melakukan pelanggaran" di Selat Hormuz. Kapal tersebut diduga telah mematikan sistem navigasinya, ungkap pernyataan itu.
IRGC kemudian mengatakan bahwa pasukannya juga menargetkan dan menghentikan kapal kedua yang disebut "melakukan pelanggaran" di perairan tersebut saat melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kepala militer Israel sebut pihaknya akan tingkatkan persiapan untuk operasi darat di Lebanon
Indonesia
•
29 Sep 2024

Negara-negara Eropa hentikan proses suaka untuk warga Suriah pascaruntuhnya pemerintahan Assad
Indonesia
•
11 Dec 2024

Feature – Trauma terus hantui masyarakat Venezuela pascaserangan AS
Indonesia
•
27 Jan 2026

Jubir Kemenlu China: Hubungan China-UE berkontribusi pada stabilitas global
Indonesia
•
05 Apr 2023


Berita Terbaru

Serangan Houthi lumpuhkan Pelabuhan Mocha, kerugian Yaman capai 286 miliar rupiah
Indonesia
•
16 Aug 2026

Iran bantah klaim Trump, tegaskan kendali penuh atas Selat Hormuz
Indonesia
•
15 Aug 2026

Pilot Air India positif ganja, tes narkoba kini wajib bagi seluruh pilot
Indonesia
•
15 Aug 2026

Serangan siber bobol data medis 19 juta warga Polandia, 2 terabita informasi dicuri
Indonesia
•
15 Aug 2026
