Iran tetapkan angkatan laut, angkatan udara, dan MI6 Inggris sebagai entitas teroris

Upacara pemakaman komandan senior Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Abbas Nilforoushan, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam serangan udara Israel di Lebanon akhir September, digelar di Teheran, Iran, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua/Shadati)

Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Luar Negeri Iran pada Ahad (1/11) mengumumkan bahwa Teheran telah menetapkan Angkatan Laut (AL) Kerajaan Inggris, Angkatan Udara (AU) Kerajaan Inggris, dan Dinas Intelijen Rahasia (MI6) Inggris sebagai entitas "teroris dan bermusuhan" atas tindakan anti-Iran oleh pemerintah Inggris dalam satu tahun terakhir.

Keputusan tersebut, yang berlaku efektif pada Ahad, didasarkan pada resolusi yang diadopsi oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, kata kementerian itu dalam pernyataannya.

Kementerian tersebut mengecam kebijakan dan tindakan anti-Iran oleh pemerintah Inggris sebagai hal yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan hukum internasional, khususnya yang berkaitan dengan penghormatan terhadap kedaulatan nasional dan larangan tindakan yang melanggar hukum terhadap negara lain.

Kementerian itu kembali menegaskan tekad Iran untuk melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya, dengan menyebutkan sejumlah tindakan "bermusuhan" yang dilakukan pemerintah Inggris, termasuk partisipasinya dalam perang melawan Iran dengan menyediakan pangkalan dan fasilitas militer di wilayah Inggris untuk digunakan, serta penetapan Korps Garda Revolusi Islam Iran sebagai "ancaman terhadap keamanan nasional".

Kementerian itu mengatakan bahwa langkah-langkah tersebut diadopsi sesuai dengan hukum internasional dan prinsip timbal balik, seraya menambahkan bahwa pemerintah Inggris akan bertanggung jawab atas konsekuensinya.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait