
Gunung berapi Rusia semburkan kolom abu setinggi beberapa kilometer di Kamchatka

Sebuah bangunan taman kanak-kanak yang rusak terlihat pascabencana gempa bumi di Petropavlovsk-Kamchatka, Rusia, pada 30 Juli 2025. (Xinhua/Pemerintah Wilayah Kamchatka)
Gunung berapi Klyuchevskoy di Semenanjung Kamchatka, wilayah timur jauh Rusia, menyemburkan kolom abu setinggi 7 kilometer di atas permukaan laut, dengan awan abu bergerak ke arah tenggara menuju Samudra Pasifik.
Vladivostok, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Gunung berapi Klyuchevskoy di Semenanjung Kamchatka, wilayah timur jauh Rusia, menyemburkan kolom abu setinggi 7 kilometer di atas permukaan laut pada Selasa (5/8), dengan awan abu bergerak ke arah tenggara menuju Samudra Pasifik, demikian dilaporkan otoritas setempat."Tidak ada permukiman di jalur pergerakan awan abu itu, dan tidak ada hujan abu yang tercatat di daerah berpenduduk. Tidak ada rombongan wisatawan terdaftar yang saat ini berada di sekitar gunung berapi tersebut," kata pernyataan Kementerian Situasi Kedaruratan cabang Kamchatka di saluran Telegramnya.Gunung berapi Klyuchevskoy telah diberi kode warna oranye untuk penerbangan, yang mengindikasikan kemungkinan tinggi terjadinya emisi abu dan potensi bahaya bagi penerbangan.Aktivitas erupsi meningkat pada Senin (4/8), ketika Layanan Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia cabang Kamchatka mencatat empat kolom abu terpisah yang disemburkan Klyuchevskoy, dengan kolom abu tertinggi mencapai 9 kilometer di atas permukaan laut.Pihak otoritas setempat telah memperingatkan bahwa emisi abu setinggi 6 hingga 10 kilometer masih mungkin terjadi di beberapa gunung berapi aktif di wilayah itu. Otoritas juga mengimbau penduduk serta wisatawan agar menghindari perjalanan dalam radius 10 kilometer dari gunung-gunung berapi tersebut.Dengan ketinggian 4.754 meter di atas permukaan laut, Klyuchevskoy adalah gunung berapi aktif tertinggi di Eurasia dan terletak di Distrik Ust-Kamchatsky. Fase erupsinya kali ini dimulai pada April.Aktivitas vulkanis ini menyusul gempa bumi bermagnitudo 8,8 yang mengguncang Kamchatka pada 30 Juli, yang merupakan gempa terkuat di wilayah tersebut sejak 1952. Gempa itu terasa hingga Kepulauan Kuril bagian utara, memicu peringatan tsunami, dan memicu status darurat di Distrik Severo-Kurilsk.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dibuka dengan upacara di sejumlah ‘venue’, soroti harmoni
Indonesia
•
08 Feb 2026

Objek wisata di Hunan China larang penerbangan ‘drone’ demi keanekaragaman hayati
Indonesia
•
23 May 2023

Penyintas Pembantaian Nanjing wafat, tersisa 32 orang yang masih hidup
Indonesia
•
23 Jul 2024

Feature – Kebun teh terasering inspirasi ekologis di China timur
Indonesia
•
23 Apr 2024


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
