
China janjikan dukungan untuk perkembangan ekonomi swasta

Foto yang diabadikan pada 11 Januari 2023 ini menunjukkan karyawan yang bekerja di pabrik Lotus Cars di sebuah kawasan industri di Zona Pengembangan Ekonomi dan Teknologi Wuhan di Wuhan, Provinsi Hubei, China tengah. (Xinhua/Xiao Yijiu)
Ekonomi swasta di China terus berkembang, menyusul langkah-langkah sebelumnya yang diluncurkan pada 2023 yang membantu perusahaan-perusahaan swasta mencatatkan pertumbuhan perdagangan dan investasi yang tinggi.
Fuzhou, China (Xinhua) – China mengumumkan sejumlah langkah konkret dalam enam bidang guna meningkatkan dukungan bagi ekonomi swasta, menyusul langkah-langkah sebelumnya yang diluncurkan pada 2023 yang membantu perusahaan-perusahaan swasta mencatatkan pertumbuhan perdagangan dan investasi yang tinggi.Zheng Shanjie, Kepala Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC), badan perencana ekonomi utama China, pada Selasa (2/1) mengatakan bahwa langkah-langkah yang lebih pragmatis akan diambil dalam enam bidang. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Zheng dalam sebuah konferensi bertema pembangunan ekonomi swasta berkualitas tinggi yang digelar di Jinjiang, Provinsi Fujian, China timur.Keenam bidang tersebut adalah sebagai berikut: mempercepat proses legislasi undang-undang tentang promosi ekonomi swasta; meningkatkan komunikasi dan pertukaran multijenjang serta mendengarkan suara riil dari perusahaan swasta; memperkuat analisis perkembangan ekonomi swasta; menarik lebih banyak modal swasta untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek teknik nasional utama, seperti jalur kereta dan tenaga nuklir, serta proyek-proyek lain yang mencakup energi, fasilitas air, serta perlindungan ekologi dan lingkungan; memublikasikan praktik-praktik yang baik dan kasus-kasus untuk pembelajaran bersama; serta meningkatkan mekanisme kerja dengan tujuan untuk melayani perkembangan ekonomi swasta dengan lebih baik.Serangkaian kebijakan untuk mendorong perkembangan ekonomi swasta diperkenalkan pada 2023. "Dengan penerapan kebijakan dan langkah-langkah ini, perkembangan ekonomi swasta telah menunjukkan tren umum kemajuan dan peningkatan yang stabil," tutur Zheng.Data pemerintah China menunjukkan bahwa dari Januari hingga November 2023, impor dan ekspor perusahaan swasta meningkat 6,1 persen secara tahunan (year on year/yoy). Tidak termasuk investasi di sektor real estat, investasi swasta meningkat 9,1 persen (yoy) pada periode yang sama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PT Vale bangun pabrik pengolahan nikel di Morowali Sulawesi Tengah
Indonesia
•
08 Nov 2021

Lebanon jadi pembelanja cerutu terbesar di dunia meski diterpa krisis keuangan
Indonesia
•
20 Jun 2023

Provinsi Guizhou di China targetkan ekonomi digital tembus 1 triliun yuan pada 2024
Indonesia
•
25 Jan 2024

Pameran waralaba IFRA 2025 hadirkan 350 merek dari 29 industri bisnis beragam
Indonesia
•
17 Apr 2025


Berita Terbaru

Harga energi Eropa berfluktuasi tajam di tengah perubahan sinyal AS-Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ekonomi Asia diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026
Indonesia
•
25 Mar 2026

Harga buah di Malaysia diperkirakan naik akibat gangguan pengiriman di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026
