
Tim peneliti China kembangkan purwarupa ‘drone’ yang dapat menyelam

Foto yang diabadikan pada 8 November 2022 ini memperlihatkan sebuah helikopter nirawak TD550 yang dipamerkan di Pameran Penerbangan dan Dirgantara Internasional China (China International Aviation and Aerospace Exhibition) ke-14, yang juga dikenal dengan nama Airshow China, di kota pelabuhan Zhuhai, Provinsi Guangdong, China selatan. Berbagai pesawat nirawak (unmanned aerial vehicle/UAV) dan sistem anti-drone buatan China dipamerkan di Airshow China ke-14. (Xinhua/Liu Dawei)
Drone empat rotor atau quadrotor yang dapat terbang di udara dan menyelam, bernama TJ-FlyingFish, dikembangkan oleh tim ilmuwan dari Shanghai Research Institute for Intelligent Autonomous Systems di bawah naungan Universitas Tongji dan Universitas Hong Kong China.
Shanghai, China (Xinhua) – Para peneliti China telah mengembangkan sebuah purwarupa quadrotor (drone empat rotor) yang dapat terbang di udara dan menyelam, sehingga cocok digunakan untuk berbagai aplikasi.Diberi nama TJ-FlyingFish, quadrotor tersebut dikembangkan oleh tim ilmuwan dari Shanghai Research Institute for Intelligent Autonomous Systems di bawah naungan Universitas Tongji dan Universitas Hong Kong China.Drone itu memiliki bobot 1,63 kg dengan jarak sumbu roda 380 mm dan mampu melayang di udara selama enam menit atau menyelam di air selama sekitar 40 menit.Rentang operasi drone itu dialihkan untuk media yang berbeda oleh unit propulsi kecepatan ganda, dan vektor dorong (thrust) direalisasikan dengan rotasi unit propulsi tersebut di sekitar lengan dudukan (mount arm), meningkatkan kemampuan manuvernya di bawah air, menurut tim peneliti itu.Quadrotor tersebut berpotensi digunakan untuk berbagai aplikasi, antara lain eksplorasi sumber daya, misi pencarian dan penyelamatan, pemeriksaan teknis, serta lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China percepat pengembangan dua model roket ‘reusable’ besar
Indonesia
•
14 Mar 2024

COVID-19 – Kemanjuran Sputnik V Rusia 97,8 persen dalam kampanye vaksinasi UEA
Indonesia
•
30 Jun 2021

Cekungan Sungai Haihe di China dilanda banjir terparah sejak 1963
Indonesia
•
06 Aug 2023

WWF: Populasi harimau liar di dunia meningkat signifikan
Indonesia
•
30 Jul 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
