
Disney akan PHK hingga 1.000 pekerja

Foto yang diabadikan pada 22 Januari 2025 ini menunjukkan sejumlah lampion berbentuk kepala Miki Tikus di Shanghai Disney Resort, Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)
Raksasa hiburan dan media Amerika Serikat, Disney, berencana memangkas sebanyak 1.000 pekerjaan dalam beberapa pekan mendatang.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Raksasa hiburan dan media Amerika Serikat (AS), Disney, berencana memangkas sebanyak 1.000 pekerjaan dalam beberapa pekan mendatang, demikian dilaporkan The Wall Street Journal (WSJ) pada Rabu (8/4), mengutip sejumlah sumber terkait.
Perusahaan itu sedang bersiap melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran sebagai salah satu langkah signifikan pertama di bawah CEO barunya, Josh D'Amaro, menurut laporan itu, yang juga menambahkan bahwa sebagian besar pemangkasan akan dilakukan di departemen pemasaran perusahaan yang baru saja dikonsolidasikan.
Seperti banyak studio Hollywood lainnya, Disney berusaha menyesuaikan diri dengan profit yang lebih kecil dari layanan streaming dibanding apa yang dahulu diperolehnya dari siaran televisi konvensional, serta dengan penurunan keuntungan box office dan persaingan ketat dari sejumlah perusahaan teknologi, menurut laporan tersebut.
Disney juga sedang berupaya mengalokasikan dana guna berinvestasi di bisnis digital yang memiliki potensi pertumbuhan, menurut laporan tersebut.
Perusahaan tersebut telah melakukan PHK terhadap lebih dari 8.000 karyawan sejak pendahulu D'Amaro, Bob Iger, kembali menjabat sebagai CEO pada 2022 dan memulai restrukturisasi besar-besaran. Rencana untuk PHK yang akan datang itu dimulai sebelum D'Amaro mengambil alih jabatan, kata sejumlah orang yang mengetahui langkah PHK tersebut seperti dikutip dalam laporan itu.
D'Amaro belum menjabarkan rencana spesifik untuk menata ulang Disney sejak mengambil alih jabatan bulan lalu, menurut laporan tersebut. Disebutkan pula bahwa orang-orang yang memiliki kedekatan dengan perusahaan mengatakan salah satu prioritasnya adalah membuat berbagai divisi berkolaborasi dengan lebih cepat dan efisien.
D'Amaro (54) resmi menjabat sebagai CEO The Walt Disney Company pada 18 Maret. Veteran yang berkarier di Disney selama 28 tahun ini menjabat sebagai kepala segmen pengalaman Disney sejak 2020, dan sebelumnya menjabat sebagai presiden Walt Disney World Resort.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menteri Uganda: Uganda akan dapat manfaat dari kerja sama BRICS sebagai negara mitra
Indonesia
•
14 Jan 2025

Arsitek intelektual APEC serukan ajakan untuk berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar
Indonesia
•
04 Nov 2024

Ford bukukan pertumbuhan pendapatan 11 persen di 2023
Indonesia
•
07 Feb 2024

Harga minyak naik usai OPEC+ umumkan pemangkasan produksi minyak besar-besaran
Indonesia
•
06 Oct 2022


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
