Delapan juta UMKM Indonesia terhubung ‘e-commerce’

Delapan juta UMKM Indonesia terhubung ‘e-commerce’
Presiden RI Joko Widodo. (Sekretariat Kabinet RI)

Jakarta (Indonesia Window) – Setidaknya delapan juta dari 60 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia telah terhubung dengan platform perdagangan elektronik atau e-commerce.

“Kita sudah memiliki delapan juta dari 60 juta unit UMKM yang sudah terhubung dengan wadah digital. Kita harus terus dorong agar jumlah itu selalu bertambah lagi menjadi 10 juta, 15 juta dan naik lagi menjadi 20 juta dan seterusnya,” ujar Presiden Joko Widodo saat membuka acara Microsoft Developer Conference 2021 bertema Accelerating Indonesia’s Digital Economy atau Mempercepat Ekonomi Digital Indonesia secara virtual pada Kamis (25/2).

Kepala negara menekankan bahwa transformasi digital harus mampu menyasar UMKM sehingga dapat memperluas pangsa pasar dari sektor ini.

“Transformasi digital adalah pintu agar UMKM bisa masuk dalam marketplace digital dan bisa menjadi bagian dari rantai pasokan nasional dan global,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan bahwa transformasi digital adalah kunci untuk bertahan di masa pandemik COVID-19.

Momentum pandemik harus dimanfaatkan secara maksimal guna mendorong percepatan transformasi digital di tanah air, baik pemerintahan digital, ekonomi digital, maupun komunitas dan infrastruktur digital.

“Kita harus mampu menggunakan momentum pandemik ini agar menyiapkan UMKM mampu naik kelas,” ujar presiden, seraya mengungkapkan, ada peningkatan transaksi penjualan berbasis daring di kisaran 10-15 persen.

Karenanya, Presiden Jokowi menekankan agar pelatihan mengenai penggunaan teknologi digital bagi pelaku UMKM harus terus diperbanyak.

Pemerintah, imbuhnya, telah mengimplementasikan pelatihan daring melalui program Kartu Prakerja.

Program serupa juga bisa dilakukan oleh kementerian/lembaga (K/L) lainnya bekerja sama dengan komunitas digital.

Partisipasi aktif dari seluruh komunitas digital juga sangat dibutuhkan dalam mempercepat transformasi digital di Indonesia, seperti melalui investasi pembangunan pusat data, program literasi digital, maupun pengembangan talenta digital secara masif.

“Saya yakin dengan kolaborasi yang melibatkan komunitas digital Indonesia, termasuk Microsoft, kekuatan kita akan semakin berlipat ganda. Kekuatan kita akan semakin besar untuk mempercepat proses transformasi digital yang sedang kita lakukan,” ujar presiden.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here