
China protes sanksi AS terhadap perusahaan China terkait Rusia

Sejumlah kendaraan militer Rusia melaju di sebuah jalan untuk mengikuti latihan parade militer Hari Kemenangan di Moskow, Rusia, pada 2 Mei 2024. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
China menentang keras sanksi Amerika Serikat (AS) yang belum lama ini diterapkan kepada 20 perusahaan China karena diduga mendukung pengembangan industri militer dan energi Rusia.
Beijing, China (Xinhua) – China menentang keras sanksi Amerika Serikat (AS) yang belum lama ini diterapkan kepada 20 perusahaan China karena diduga mendukung pengembangan industri militer dan energi Rusia, demikian disampaikan Kementerian Perdagangan China pada Kamis (9/5).China selalu menentang sanksi sepihak yang tidak memiliki dasar hukum internasional dan otorisasi dari Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan China He Yadong dalam sebuah taklimat pers.Langkah pihak AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan China atas apa yang disebutnya sebagai keterlibatan dengan Rusia merupakan "tindakan penindasan dan pemaksaan ekonomi yang tipikal," sedangkan AS sendiri pada saat yang sama mempertahankan perdagangan dengan Moskow untuk kepentingan Washington, kata He.Pihak AS harus segera menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap perusahaan-perusahaan China, tutur He, seraya menambahkan bahwa China akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar dapat dengan teguh melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan-perusahaan China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Material nuklir Iran masih terkubur di bawah reruntuhan fasilitas yang dibom
Indonesia
•
14 Sep 2025

Sistem baru universitas di Saudi sejalan dengan Visi 2030
Indonesia
•
30 Oct 2019

LinkedIn kembali PHK 668 karyawan
Indonesia
•
18 Oct 2023

Harga minyak mentah naik lagi saat situasi Selat Hormuz kembali tegang
Indonesia
•
20 Apr 2026


Berita Terbaru

45 persen korban tewas dalam perang 40 hari Iran lawan Israel-AS adalah warga sipil
Indonesia
•
28 Apr 2026

Trump tak tahu kapan harus akhiri perang dengan Iran
Indonesia
•
24 Apr 2026

Pembersihan ranjau di Selat Hormuz bisa berlangsung hingga 6 bulan
Indonesia
•
24 Apr 2026

AS desak warganya tinggalkan Iran setelah wilayah udaranya kembali dibuka
Indonesia
•
24 Apr 2026
