
China-Korsel diharapkan bersama-sama jaga rantai industri dan pasokan

Foto yang diabadikan pada 1 Mei 2022 ini menunjukkan sebuah kapal kontainer berlabuh di Terminal Kontainer Qianwan di Qingdao, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Li Ziheng)
China dan Korea Selatan diharapkan melakukan upaya bersama guna menjaga stabilitas dan kelancaran aliran rantai industri dan pasokan regional maupun global.
Beijing, China (Xinhua) – Perdana Menteri (PM) China Li Keqiang pada Senin (12/12) menyerukan agar China dan Korea Selatan (Korsel) melakukan upaya bersama guna menjaga stabilitas dan kelancaran aliran rantai industri dan pasokan regional maupun global.PM Li menyampaikan pernyataan tersebut saat berpidato dalam Dialog Pengusaha dan Mantan Pejabat Tinggi China-Korsel ketiga melalui tautan video.Menyebutkan bahwa kedua negara belum lama ini merayakan 30 tahun pembentukan hubungan diplomatik, Li menuturkan bahwa China dan Korsel merupakan mitra yang tidak dapat dipisahkan.China siap bekerja sama dengan Korsel untuk menjunjung tinggi persahabatan antarnegara tetangga yang baik, sikap saling menghormati, dan perlakuan setara, serta mendorong pembangunan hubungan bilateral yang sehat dan stabil, yang memanfaatkan kekuatan komplementer dan memperdalam kerja sama di berbagai bidang, seperti manufaktur teknologi tinggi, ekonomi hijau, dan mahadata, papar Li.Kedua belah pihak harus berupaya menyelesaikan fase kedua dari negosiasi perjanjian perdagangan bebas China-Korsel sesegera mungkin, dan bersama-sama menjaga stabilitas serta kelancaran aliran rantai industri dan pasokan regional maupun global, tambah Li.Li mengungkapkan bahwa keterbukaan membawa kemajuan, mendorong pembangunan, dan merangsang inovasi. China tetap berkomitmen pada kebijakan dasar negaranya tentang keterbukaan, dan akan membuka pasar domestiknya lebih lanjut, melindungi hak dan kepentingan investor asing, mengembangkan lingkungan bisnis internasional yang berbasis pasar dan hukum, serta mendorong persaingan yang adil di antara semua jenis perusahaan."China menyambut baik perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia, termasuk Korsel, untuk terus memperluas kerja sama dengan China demi keuntungan bersama yang lebih besar," imbuh sang PM.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Laba industri China menurun, namun strukturnya meningkat
Indonesia
•
28 Nov 2022

Proyek SMART Fish Indonesia-UNIDO tingkatkan produksi perikanan
Indonesia
•
12 Nov 2020

Kinerja impor RI pada Agustus 2022 naik, tercatat 22,15 miliar dolar
Indonesia
•
17 Sep 2022


Berita Terbaru

Pertumbuhan ekonomi global akan melambat ke 2,8 persen pada 2026 di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
03 Jun 2026

Indonesia kantongi potensi transaksi Rp109 miliar dari promosi pariwisata terbaru di China
Indonesia
•
03 Jun 2026

Konflik Iran bikin warga Eropa Cemas, inflasi tetap tinggi, rumah tangga tertekan
Indonesia
•
02 Jun 2026

Hati-hati! Madu, kopi, hingga daging bisa dipalsukan, BRIN punya teknologi untuk deteksi
Indonesia
•
01 Jun 2026
