
Indonesia kantongi potensi transaksi Rp109 miliar dari promosi pariwisata terbaru di China

Pemandangan matahari terbenam di Pantai Tanjung Lesung, di Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 11 Agustus 2023. (Indonesia Window)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Promosi pariwisata terbaru yang digelar oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia (RI) di dua kota utama China pada akhir Mei lalu menghasilkan potensi transaksi sekitar 109 miliar rupiah, demikian disampaikan kementerian tersebut, seraya menambahkan bahwa pemerintah menargetkan jumlah kunjungan wisatawan China ke dalam negeri dapat meningkat hingga 28 persen tahun ini.
Program Sales Mission untuk mempromosikan pariwisata Indonesia baru-baru ini digelar di Shanghai pada 22 Mei dan di Guangzhou pada 25 Mei, yang melibatkan 14 pelaku industri pariwisata domestik, termasuk agen perjalanan, penyedia akomodasi, serta penyelenggara atraksi wisata.
"Kegiatan Sales Mission ini menjadi salah satu upaya Kementerian Pariwisata RI dalam memperluas jejaring bisnis pariwisata Indonesia dengan mitra industri di China melalui pertemuan business-to-business (B2B) yang mempertemukan pelaku industri dari kedua negara," kata Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar RI Ni Made Ayu Marthini dalam keterangan resminya pada Selasa (2/6).
Program tersebut memperkenalkan berbagai destinasi unggulan Indonesia, seperti Bali, Lombok, Surabaya, dan Jakarta. Selain itu, beragam produk wisata minat khusus turut dipromosikan, mulai dari wisata kebugaran (wellness tourism), wisata bahari, wisata budaya, hingga wisata berbasis alam.
Acara Sales Mission di dua kota itu berhasil menjaring sebanyak 12.336 potential pax dengan nilai transaksi sekitar 109 miliar rupiah dan potensi devisa mencapai 265 miliar rupiah.
Kemenpar RI menyebutkan China masih menjadi salah satu pasar prioritas Indonesia dengan potensi wisatawan yang besar. Pemerintah menargetkan total kunjungan wisatawan China dapat meningkat hingga 28 persen atau mencapai 1,72 juta kunjungan tahun ini. Sepanjang kuartal pertama (Q1) saja, total kunjungan wisatawan China telah menyentuh angka 357.700, atau meningkat sebesar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kemenpar RI menyebut peningkatan tersebut turut didukung oleh semakin kuatnya konektivitas udara antara kedua negara. Lokasi promosi wisata kali ini, yakni Shanghai dan Guangzhou, merupakan dua kota penting yang berfungsi sebagai pintu keberangkatan utama wisatawan China menuju berbagai destinasi di Indonesia.
Reporting by Indonesia Window
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Wawancara – Pakar perdagangan AS sebut kekhawatiran akan China terlalu berlebihan
Indonesia
•
03 Oct 2024

Telaah – Tarif AS timbulkan ancaman jangka pendek, tetapi ketahanan ASEAN akan bertahan dalam jangka panjang
Indonesia
•
19 May 2025

McDonald's bukukan pertumbuhan kuat pada 2023
Indonesia
•
06 Feb 2024

Lebih dari 2.500 perusahaan asing baru didirikan di Shanghai pada H1
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
