Ladang minyak ultradalam terbesar di China produksi 3 juta ton migas pada 2022

Foto yang diabadikan pada 7 Juli 2017 ini menunjukkan sumur Keshen 605 di Ladang Minyak Tarim di Aksu, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Shen Hong)
Cekungan Tarim adalah cekungan penghasil minyak bumi yang signifikan di China, memiliki sumber daya minyak dan gas ultradalam yang menyumbang lebih dari 60 persen dari total sumber daya minyak dan gas daratan ultradalam di China, dan 19 persen dari total global.
Urumqi (Xinhua) – Cabang ladang minyak Tarim dari PetroChina, produsen minyak dan gas terkemuka China, pada Senin (26/12) mengatakan bahwa ladang minyak Fuman di Cekungan Tarim sejauh ini telah menghasilkan 3,09 juta ton setara minyak dan gas pada 2022.Ladang minyak Fuman, ladang minyak ultradalam terbesar di China, menawarkan lebih dari 1 miliar ton sumber daya minyak dan gas, yang sebagian besar terdeteksi di bawah tanah pada kedalaman 7.500 meter hingga 10.000 meter, kata perusahaan itu.Menurut perusahaan tersebut, ladang minyak Fuman diperkirakan akan menghasilkan 5 juta ton setara minyak dan gas setiap tahun pada 2025.Terletak di Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China barat laut, Cekungan Tarim adalah cekungan penghasil minyak bumi yang signifikan di China. Sumber daya minyak dan gas ultradalam di cekungan tersebut menyumbang lebih dari 60 persen dari total sumber daya minyak dan gas daratan ultradalam di China, dan 19 persen dari total global.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Survei ungkap warga Selandia Baru sambut baik kembalinya pariwisata
Indonesia
•
20 Jul 2023

Negara-negara ASEAN gelar pertemuan untuk bahas rencana kerja sama finansial
Indonesia
•
24 Feb 2024

Harga minyak menetap beragam, catat kenaikan pekanan dan bulanan
Indonesia
•
30 Apr 2022

Indonesia akan manfaatkan 166 juta ton batu bara domestik pada 2022
Indonesia
•
26 Jan 2022
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
