
Produksi pemulihan minyak tersier di Ladang Minyak Daqing China capai rekor tertinggi

Foto dari udara ini menunjukkan pemandangan matahari terbenam di Ladang Minyak Daqing di Daqing, Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 24 Mei 2021. (Xinhua/Wang Jianwei)
Teknologi pemulihan minyak tersier banyak digunakan di reservoir Kelas I dan Kelas II di Ladang Minyak Daqing, dan rasio pemulihan meningkat sebesar 14 persen menjadi 20 persen berdasarkan teknologi pemulihan minyak sekunder.
Harbin, China (Xinhua) – Ladang Minyak Daqing, ladang minyak darat terbesar di China, telah menghasilkan lebih dari 10,26 juta ton minyak mentah melalui teknologi pemulihan minyak tersier dalam 11 bulan pertama tahun ini, yang merupakan rekor tertingginya, demikian menurut Ladang Minyak Daqing, anak perusahaan dari China National Petroleum Corporation.Jumlah tersebut mewakili 37,4 persen dari total produksi minyak mentah di ladang minyak itu dalam periode yang sama. Sejauh ini, produksi minyak mentah tahunan melalui pemulihan tersier Ladang Minyak Daqing telah melampaui 10 juta ton selama 21 tahun berturut-turut.Pemulihan tersier, yang juga dikenal sebagai pemulihan minyak yang ditingkatkan, adalah tahap ketiga dalam ekstraksi minyak dari cadangan minyak. Melalui injeksi bahan-bahan kimia, metode tersebut mengeksploitasi minyak yang tidak dapat dikumpulkan pada tahap pemulihan primer dan pemulihan sekunder.Saat ini, teknologi pemulihan minyak tersier banyak digunakan di reservoir Kelas I dan Kelas II di Ladang Minyak Daqing, dan rasio pemulihan meningkat sebesar 14 persen menjadi 20 persen berdasarkan teknologi pemulihan minyak sekunder.Ladang Minyak Daqing adalah salah satu basis produksi minyak terbesar di China. Terletak di Provinsi Heilongjiang, China timur laut, ladang minyak tersebut telah memberikan kontribusi yang signifikan bagi industri perminyakan modern China.Ladang Minyak Daqing telah menghasilkan lebih dari 2,4 miliar ton minyak mentah sejak ditemukan pada 1959. Ladang minyak itu menyumbang sekitar 40 persen dari total produksi minyak mentah darat domestik China dalam periode yang sama.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

ADB proyeksikan perekonomian berkembang di Asia dan Pasifik tumbuh 4,9 persen pada 2024 dan 2025
Indonesia
•
13 Apr 2024

China dominasi penjualan mobil energi baru secara global
Indonesia
•
18 Feb 2024

Pakar sebut pertumbuhan China sangat penting bagi ekonomi Malaysia
Indonesia
•
16 Feb 2023

Volkswagen taruh harapan tinggi pada pasar China
Indonesia
•
16 Mar 2023


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
