
Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025

Pemandangan matahari terbenam di Pantai Tanjung Lesung, Banten, pada 11 Agustus 2023. (Indonesia Window)
Pelancong China menyumbang 8,7 persen terhadap jumlah kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada 2025, menjadi yang keempat terbesar setelah Malaysia, Australia, dan Singapura. Sekitar 40 persen dari kunjungan tersebut masuk melalui Bali, disusul Jakarta sekitar 38 persen, dan sisanya melalui Batam, Surabaya, serta kota-kota lainnya.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah kunjungan turis China ke Indonesia pada 2025 meningkat 12,2 persen, dengan Bali masih menjadi destinasi utama. Capaian tahun lalu itu sekaligus menjadi yang tertinggi dalam enam tahun terakhir, menandakan pemulihan pascapandemi COVID-19 masih berlanjut.
Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada Senin (2/2) mencatat sebanyak 1,34 juta kunjungan turis asal China ke Indonesia pada 2025, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat di angka 1,19 juta. Namun, pertumbuhan pada 2025 melambat dibandingkan tahun sebelumnya yang melonjak hingga 52 persen dan secara volume masih jauh dari rekor tertinggi pada 2019 yang melampaui 2 juta kunjungan.
Meski demikian, kenaikan tahun lalu menandai pemulihan masih terus berlanjut. Pelancong China menyumbang 8,7 persen terhadap jumlah kunjungan wisatawan asing tahun lalu, menjadi yang keempat terbesar setelah Malaysia, Australia, dan Singapura. Sekitar 40 persen dari kunjungan tersebut masuk melalui Bali, disusul Jakarta sekitar 38 persen, dan sisanya melalui Batam, Surabaya, serta kota-kota lainnya.
Pertumbuhan ini sejalan dengan penguatan kerja sama pariwisata kedua negara yang disepakati dalam pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri China Li Qiang di Jakarta pada Mei tahun lalu. Kerja sama tersebut mencakup pertukaran kontak bisnis, dorongan kunjungan wisatawan, kolaborasi untuk menarik wisatawan dari negara ketiga, pendirian kantor perjalanan resmi, hingga fasilitasi kegiatan promosi pariwisata.
Bukan hanya turis China yang banyak datang ke Indonesia, tetapi juga sebaliknya. Dalam laporan yang sama, BPS mencatat China menjadi salah satu dari lima tujuan favorit wisatawan Indonesia sepanjang tahun lalu. Total lebih dari 610.000 warga Indonesia mengunjungi China pada 2025, tertinggi setelah Malaysia, Arab Saudi, dan Singapura.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Proyek ‘Belt and Road Initiative’ beri manfaat bagi pembangunan ekonomi ASEAN
Indonesia
•
12 Nov 2022

Turkiye cabut pembatasan perdagangan terhadap ekspor Suriah dan buka rute transit
Indonesia
•
14 Feb 2025

Harga batu bara acuan Desember turun jadi 159,79 dolar AS per ton
Indonesia
•
08 Dec 2021

Industri perangkat lunak China laporkan pertumbuhan kuat pada 2022
Indonesia
•
07 Feb 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
